Share

Kepergok Jual Motor Curian, Pria Ini Nekat Loncat dari Flyover Angke

Dimas Choirul, MNC Media · Rabu 01 Desember 2021 10:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 338 2510073 kepergok-jual-motor-curian-pria-ini-nekat-loncat-dari-flyover-angke-95ZqXVlzMn.jpg Illustrasi (foto: freepick)

JAKARTA - Seorang pria berinisial M (31) babak belur usai dikeroyok warga di bawah kolong Flyover Tubagus Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat pada Selasa 30 November 2021 sekira pukul 14.50 WIB.

Kejadian pengeroyokan tersebut viral di media sosial setelah akun instagram @jakarta.terkini pada Rabu (1/12/2021) pagi.

Baca juga:  Viral Diduga Komplotan Pencuri Ayam Terekam CCTV

Dalam video itu, M dikeroyok sejumlah warga yang berada di sekitar kolong Flyover. M dikeroyok diduga melakukan pencurian sepeda motor (curanmor) milik warga.

Kapolsek Tambora, Kompol M Faruk Razi membenarkan adanya kejadian pengeroyokan tersebut. Faruk menjelaskan, korban tidak melakukan pencurian, namun menggelapkan sepeda motor korban R (28) jenis Honda Scoopy.

"Korban berinisia R (28) kendaraannya sudah digelapkan atau ditipu oleh pelaku," ujar Faruk saat dikonfirmasi.

Baca juga:  Kelabui Korban, Maling Ini Tutupi Motor Curian dengan Daun

Usai menggelapkan sepeda motor korban, lanjut Faruk, pelaku kemudian menjual secara Cash On Delivery (COD) di media sosial Facebook.

Mengetahui hal tersebut, korban kemudian memancing pelaku dengan menyuruh temannya untuk berpura-pura membeli, dan memintanya untuk bertemu di kawasan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat

"Sesampai di sana, korban, temannya dan pelaku bertemu. Akhirnya si Pelaku dibawa ke rumah korban untuk selesaikan secara kekeluargaan, tapi pas di flay over angke justru pelaku kabur (loncat) diteriakilah sama korban dan temannya," ungkapnya.

Akhirnya pelaku mengalami patah tulang kaki dan tangannya dan sempat diamuk oleh warga sekitar. "Selanjutnya diserahkan ke Polsek, korban sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek semalam," tegas dia.

Pelaku kini sudah berada di Mapolsek Tambora. Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal berlapis yaitu Pasal 372 KUHP tentang penggelapan serta Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman pidana penjara empat tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini