Share

Polisi Tembak Warga, Siapa Pejabat Pembawa Perempuan ke Hotel yang Dibuntuti Poltak?

Tim Okezone, Okezone · Rabu 01 Desember 2021 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 01 338 2510362 polisi-tembak-warga-siapa-pejabat-pembawa-perempuan-ke-hotel-yang-dibuntuti-poltak-EHzPFEugmw.jpg Siapa pejabat yang membawa perempuan ke hotel? Foto:Ist

JAKARTA - Lasti Silitongan, istri korban penembakan polisi, Poltak Pasaribu, mengungkapkan fakta mengejutkan di balik penembakan suaminya di di Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR), Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

(Baca juga: Curhatan Pilu Istri Korban Penembakan: Suami Saya Ditembak Polisi dari Belakang!)

Saat kejadian, suaminya sedang berada bersama tiga orang lainnya di dalam mobil Daihatsu Ayla hitam bernomor polisi B-2235-TRA membuntuti seorang pejabat yang membawa perempuan menuju ke sebuah hotel di Kawasan Sentul. Ketiganya adalah Charles (sopir), M Aruan, dan satu lagi yang dia tidak ketahui identitasnya.

โ€œOrang ini kan memang membuntuti seseorang yang keluarga pejabat tinggi dibilang gitu. Jadi setelah dibuntuti itu orang ini diarahkan ke pinggir jalan, disuruh minggir sama yang polisi ini, jadi kan tadinya gatau polisi itukan,โ€ jelas Lasti ketika dihubungi MNC Portal Indonesia, Rabu (1/12/2021).

(Baca juga: Sebelum Ditembak Mati Ipda Os, Poltak Pasaribu Buntuti Pejabat Tinggi Bawa Perempuan ke Hotel)

Saat itu kata dia, Ipda Os yang diketahui berdinas di Polda Metro Jaya, meminta mobil yang ditumpangi suaminya menepi di Tol Lingkar Luar Jakarta atau Jakarta Outer Ring Road (JORR), Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. โ€œJadi disuruh minggir di tol tengah, orang ini gamau berhenti. Maksudnya agak ke mendekat keluar ke tol Exit Bintaro lah,โ€ sambungnya.

Di exit Bintaro itulah penembakan terjadi. Rombongan suaminya yang berhenti saat itu langsung ditembaki orang tak dikenal yang berhenti di depan mobilnya. Sesaat setelah ditembak, penembak itu langsung melarikan diri.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya akan mengecek perihal dugaan keterlibatan staf pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta berinisial O. Diketahui O mengaku dibuntuti oleh korban dan meminta bantuan kepada Ipda OS yang berujung penembakan di Exit Tol Bintaro.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

"Iya itu baru saya terima beritanya nanti saya cek kembali," kata Ariza kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Ariza pun mengaku baru mengatahui informasi itu dari media massa. Ia juga belum mengecek informasi tersebut ke DPRD DKI. "Saya sendiri belum cek ke DPRD siapa orangnya," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini