Share

Polisi Putarbalik Bus Pembawa Rombongan Aksi Reuni 212 di Tol Bekasi Barat

Jonathan Nalom, MNC Media · Kamis 02 Desember 2021 10:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 02 338 2510699 polisi-putarbalik-bus-pembawa-rombongan-aksi-reuni-212-di-tol-bekasi-barat-HTICNSliBA.jpg Polisi putarbalik bus rombongan aksi 212 di Bekasi (foto: MNC Portal/Jonathan)

BEKASI - Satu bus pembawa rombongan simpatisan Reuni Alumni 212 diputarbalikan usai mencoba menuju titik aksi yang berada di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Bis NatamanTrans tersebut awalnya ingin melakukan perjalanan dari Bekasi melalui Gerbang Tol Bekasi Barat. Mereka pun langsung dilakukan pengawalan dari jajaran Polres Metro Bekasi Kota dan dipastikan tidak berangkat ke wilayah Jakarta.

Baca juga:  Antisipasi Reuni 212, Polisi Perketat Perbatasan Sukabumi Cegah Massa ke Jakarta

Saat diputarbalikan, rombongan bis dan massa tidak ada yang melakukan perlawanan. Adapun, diketahui rombongan massa berasal dari Bekasi Utara.

Terpisah, Kasat lantas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Agung Pitoyo membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan jajarannya menemukan rombongan bus yang diduga mengarah ke Jakarta untuk melakukan aksi Reuni 212.

Baca juga:  5 Fakta Reuni 212 Tak Dapat Izin Polisi, Warga Nekat Ikut Aksi Kena Pidana!

“Satu rombongan bus yang kita temukan di pos Penyekatan yang berada di Tol Barat, mereka rombongan yang ingin melakukan Reuni Alumni 212 di Jakarta," kata Agung, Kamis (2/12/2021).

 

Saat itu pihaknya langsung meminta rombongan aksi untuk mengurungkan niat untuk berangkat. Bus pun kembali ke lokasi pool awal. “Diputarbalikan ke poolnya, jadi tidak jadi menuju Jakarta,” tukasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan mengatakan, pihaknya tidak memberikan izin kegiatan aksi Reuni 212 di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya. Bagi masyarakat yang tetap melakukan aksi akan dikenakan tindak pidana.

"Mereka yang memaksa akan mendapat sanksi hukum sesuai ketentuan hukum yang berlaku dapat dipidana," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Rabu 1 Desember 2021.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini