40 Kepala Daerah Hadiri Kongres ke-5 JKPI di Bogor, Ini Agenda yang Dibahas

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 03 Desember 2021 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 03 338 2511589 40-kepala-daerah-hadiri-kongres-ke-5-jkpi-di-bogor-ini-agenda-yang-dibahas-9pL1u45wNd.jpg Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto : Humas Pemkot Bogor)

BOGOR - Kongres ke-5 Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) digelar di Gedung Puri Begawan, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (3/12/2021). Terdapat 40 kepala daerah se-Indonesia dan lainnya yang menghadiri kongres tersebut.

"Pagi ini kami baru menuntaskan pembukaan kongres dihadiri oleh 40 kepala daerah, para senior, dan tokoh-tokoh yang kami berikan penghargaan karena kiprahnya dalam memajukan jaringan kota pusaka. Ini semua diawali ketika Pak Jokowi menjadi wali kota Solo. Insya Allah Wali Kota Solo juga akan hadir siang ini," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto kepada wartawan di lokasi, Jumat (3/12/2021).

Bima mengatakan, ada berbagai pembahasan penting dalam kongres ini, salah satunya melanjutkan gerakan pelestarian kota pusaka dan cagar budaya di Tanah Air.

"Kami setelah ini akan melakukan pembahasan penting, petama melanjutkan kembali gerakan pelestarian kota pusaka, cagar budaya. Kedua, kita berfikir bagaiman kita bisa memikirkan untuk ekonomi recovery, kota pusaka ini harus ada langkah-langkah cepat agar seluruh anggota kota pusaka bisa berperan untuk menggerakan roda ekonomi," jelasnya.

Baca juga: 171 Daerah Bakal Dipimpin Pj di Tahun 2023, Termasuk Jabar, Jateng dan Jatim

Kemudian, dalam kongres ini disampaikannya dalam sambutan bukan hanya sekedar menjaga gedung-gedung tua atau melestarikan lingkungan hidup. Namun, juga menjaga nilai-nilai warisan pusaka yang lama.

"Saya contohkan tadi, Kota Bogor 5 abad lalu, Ibu Kota Kerjaan Sunda Pakuan Pajajaran menjadi contoh pemerintahan yang melayani dan terbuka untuk semua tentang keberagaman. Jadi semangat kota pusaka ke depan semangat keberagaman, ini yang digali turun menurun dari masa ke masa," harap Bima.

Baca juga: Pilkada Digelar Tahun 2024, Berikut 101 Daerah yang Akan Dipimpin Pj di Tahun 2022

Direktur Eksekutif JKPI Pusat Asfarinal Nanang menambahkan bahwa kongres ini bisa menjadi role model bagi daerah lain untuk membuat event. Karena, menerapkan standar protokol kesehatan.

"Kita sudah melihat bagaimana standar prokes yang diterapkan panitia, tadi malam waktu gala diner sehingga ini menjadi rule model, bagi daerah lain untuk membuat even seperti apa. Tentunya pada saat kongres membuat dan memberikan harapan kota pusaka siap terlepas dari pandemi, apa langkah-langkah strategi yang mau diambil," ucap Nanang.

Menurut dia, salah satu langkah ke depan dilakukan dengan mendorong wilayah-wilayah untuk bisa menyandang status warisan dunia atau world heritage. Hal ini akan dirumuskan dan disepakati daerah mana yang akan didorong.

"Bagaimana meningkatkan Bogor sendiri ingin menjadi wolrd heritage, ini yang kita rumuskan nantinya dengan anggota yang lain, sepakat siapa yang harus didorong dulu untuk menyandang warisan dunia tersebut. Karena banyak sekali warisan dunia dari Indonesia sudah diajukan, ini kita bersepakat siapa yang paling kuat kita dorong dulu," bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Presidium JKPI 2021 Alfedri mengapresiasi Kota Bogor yang dinilai sukses menggelar kongres ini. Diharapkan, JKPI akan lebih solid dan komitmen untuk kemajuan budaya dan membangun peradaban di masa mendatang.

"Ada 72 kota dan kabupaten JKPI, 40 yang hadir dan termasuk yang terbanyak, dan akan melaunching 8 ibu kota kebudayaan dan tiga tahun ke depan akan ditetapkan 8 ibu kota selanjutnya," tutur Alfedri.

Baca juga: Ini Pesan Ketua KPK kepada Kepala Daerah

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini