Share

DPRD DKI Sebut Direksi Transjakarta Rapat Sambil Nonton Striptis

Komaruddin Bagja, Sindonews · Senin 06 Desember 2021 20:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 06 338 2512891 dprd-dki-sebut-direksi-transjakarta-rapat-sambil-nonton-striptis-X2Itq6dVel.jpg Rapat DPRD DKI Jakarta dengan Dirut Transjakarta. (MNC Portal)

JAKARTA - Direktur TransJakarta Muhammad Yana Aditya dicecar anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Adi Kurnia Setiadi saat rapat membahas kecelakaan bus Transjakarta yang marak belakangan ini.

Adi menanyakan proses pengangkatan Dirut Transjakarta yang diduga menghadirkan tarian perut dalam rapat asesmen.

"Tapi, bapak-bapak harus jujur jangan bapak-bapak ini koboi-koboian. Rekrutmen direktur kemarin tiba-tiba asesmen sudah dilantik bermasalah hukum. Terus juga saya karena masyarakat jangan sampai video bapak-bapak ini juga viral. Asesmen dan mekanisme. Bapak diskusi ngobrol dengan para operator, bapak ngobrol di kafe, sambil nonton striptis lagi bapak. Memakai baju Transjakarta bapak-bapak," ujar Adi.

Ia pun akan mempertanyakan masalah ini ke Plt Kepala BP BUMD Riyadi.

"Jangan, itu sudah mencerminkan gimana, rusak akhlak bapak-bapak. Jadi saya mau tanya ke Pak Riyadi ini pengawasannya di mana," katanya.

Ia menambahkan, rapat tersebut diselenggarakan di salah satu kafe di Bali.

"Direksi lengkap bapak pergi ke kafe bapak Bali dance striptis ngobrol-ngobrol tentang perkembangan transportasi. Ini gimana Pak. Ada itu tolong Pak, Pak direktur keuangan ya Pak," ujarnya.

Mendengar pernyataan itu, Direktur TransJakarta Muhammad Yana Aditya langsung merespons.

Baca Juga : Kecelakaan Lagi, Bus Transjakarta Nyelonong Tabrak Tembok Beton di Ciledug

"Mohon izin saya warga negara. Saya sebagai warga negara kepada wakil rakyat untuk menanyakan, mohon maaf ini siapa? Kalo misalkan ini melanggar biar kita selesaikan saja," kata Yana.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Menanggapi omongan Yana, Adi langsung meminta agar tidak sensitif.

"Anda gak usah baper. Saya tidak bicara tentang Anda. Saya praktisi hukum. Saya tidak bicara tentang ada. Ini urusan organisasi jangan dibawa ke hati. Ini urusan mulut sampai ke leher saja. Gak usah baper dan ngambekan. Saya kan bagi tugas. Kalo anda tidak merasa anda tidak usah protes. Saya bicara segala sesuatu itu tak mungkin tanpa bukti, saya mantan pengacara. Jadi tugas anda adalah bagaimana rekrutmen itu dilakukan dengan baik," kata Adi.

Yana juga terus meminta pimpinan rapat memberikan video yang berisi adegan tarian perut.

"Pimpinan mohon izin, saya warga negara, saya ingin mengetahui video itu ada atau tidak," tutur Adi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini