Share

Jalan Lodan Raya Lumpuh Diterjang Banjir Rob, Lalu Lintas Dialihkan

Yohannes Tobing, Sindonews · Selasa 07 Desember 2021 14:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 07 338 2513294 jalan-lodan-raya-lumpuh-diterjang-banjir-rob-lalu-lintas-dialihkan-ffTrzTDdJY.jpg Banjir rob di Jalan Lodan Raya, Pademangan, Jakarta Utara (Foto: Yohannes Tobing)

JAKARTA - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara menerapkan pengalihan arus lalu lintas di Jalan Lodan Raya, Pademangan, Jakarta Utara. Sebab, jalan tersebut terdampak banjir rob.

Menurut Kasudin Perhubungan Jakarta Utara Harlem Simanjuntak, pengalihan arus diterapkan lantaran Jalan Lodan Raya sudah tertutup banjir rob yang tak bisa dilewati kendaraan.

"Ketinggiannya tidak bisa dilalui roda empat dan roda dua, sehingga kita harus lakukan pengalihan arus supaya orang tidak terjebak di dalam," kata Harlem saat ditemui di lokasi, Selasa (7/12/2021).

Baca Juga:  Banjir Rob Terjang Ancol, Penampakannya Seperti Air Terjun

Dijelaskan Harlem, kendaraan dari Jalan R. E. Martadinata yang mengarah ke Jalan Lodan Raya dialihkan ke Kampung Bandan. Kendaraan juga bisa putar balik kembali ke Jalan R. E. Martadinata di wilayah Ancol.

Sementara itu, kendaraan dari Jalan Pakin ke arah Jalan Lodan Raya dialihkan melalui Jalan Tongkol mengarah ke Jalan Cengkeh. "Pengalihan arus lalu lintas ini kondisional. Kita tunggu kapan surut robnya, kalau sudah surut kita buka lagi," kata Harlem.

Harlem menambahkan, untuk membantu warga yang terdampak banjir rob, Sudishub Jakarta Utara juga sudah menyiapkan kendaraan operasional tertentu. "Jadi kita siapkan double cabin dan derek apabila ada yang membutuhkan kita siap membantu," ujar Harlem.

Sebelumnya, banjir rob menggenangi sejumlah wilayah di kawasan pelabuhan Sunda kelapa pada Selasa (7/12/2021). Akibat terjangan rob, Jalan Lodan Raya terpantau seperti lautan dan tak bisa dilewati.

Baca Juga:  Ini Sejumlah Lokasi di Jakarta yang Diterjang Banjir Rob

Berdasarkan pantauan wartawan MNC Portal di lokasi. Banjir rob menutup Jalan Lodan Raya sepanjang sekitar 200 meter ke arah gerbang depan Pelabuhan Sunda Kelapa

Ketinggian banjir pada siang ini sekitar pukul 13.00 WIB sudah cukup parah, yakni mencapai sekitar 60-70 sentimeter. Jalan raya pun seperti lautan seiring derasnya arus air yang terus mengalir.

Karena sulitnya ditembus, sejumlah petugas gabungan membantu warga yang hendak beraktivitas dengan menggunakan sampan maupun perahu karet.

Salah satu warga setempat among (45) dirinya mengaku hanya bisa pasrah dengan kondisi bajir rob yang berlangsung selama beberapa hari hingga membuat dirinya tidak bisa beraktivitas.

"Banjir rob sudah dari tadi pagi sampai sekarang. Ini yang paling parah dari sebelumnya. Awalnya kecil terus langsung membesar. Jadi sulit juga untuk berjualan, kita hanya bisa pasrah lah," Ucapnya.

Adapun banjir rob yang melanda kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa dan sekitarnya sudah terjadi setidaknya enam hari belakangan. Di hari keenam ini, banjir rob dinilai merupakan yang terparah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini