Share

Miris! Dari 2.000 Unit Angkot, Sisa 200 yang Beroperasi di Karawang

Nila Kusuma, Koran SI · Rabu 08 Desember 2021 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 08 338 2513857 miris-dari-2-000-unit-angkot-sisa-200-yang-beroperasi-di-karawang-37Cop04GrB.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

KARAWANG - Pandemi Covid-19 di Karawang benar-benar memukul bisnis bidang transportasi angkutan kota (angkot). Dari 2.000 unit angkot yang beroperasi dalam 75 trayek, hanya tersisa 200 unit yang masih operasi. Itu pun hanya 100 unit yang beroperasi setiap hari, sisanya 2 hari operasi dalam sepekan.

"Memang bisnis angkutan kota seperti angkot sudah mulai mengalami penurunan beberapa tahun lalu. Kondisi ini semakin diperparah dengan adanya pandemi covid-19. Dari 2000 angkot hanya 200 yang masih bertahan. Sedangkan yang 1.800 unit lainnya sudah stop operasi," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang, Arif Bijaksana, Rabu (8/12/2021).

Menurut Arif, banyak faktor yang menyebabkan usaha angkot mengalami penurunan tajam. Banyak warga masyarakat lebih memilih naik motor, karena mendapatkan motor saat ini tidak sulit. Hal kedua karena adanya transportasi online.

"Ditambah lagi anak sekolah karena sedang pandemi belajarnya di rumah. Padahal pangsa pasar angkot saat ini kebanyakan anak sekolah," katanya.

Baca Juga: Keren! Angkot di Subang Berlantai Keramik, Dilengkapi Tisu hingga Tempat Sampah

Arif mengatakan, pemerintah tidak berdaya membantu pengusaha sopir angkot, terlebih masih pandemi saat ini. Hanya saja untuk membantu pengusaha angkot Dishub Karawang memberikan stimulus dengan memberikan pelayanan uji kir gratis.

"Tapi dari 200 angkot itu hanya 75 angkot yang ikut uji kir gratis," katanya.

Arif mengatakan, bisnis angkot memang sudah tidak kondusif. Bahkan ada salah satu perumahan di Karawang sampai berani memberikan subsidi Rp5 juta sebulan kepada sopirnangkot agar tetap beroperasi melintasi perumahan tersebut, namun tetap tidak mampu menutup biaya operasi.

"Kondisinya sudah sedemikian parah kita juga belum menemukan cara yang tepat membantu pengusaha angkot," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini