Share

Rugi Puluhan Miliar, Sejumlah Korban Investasi APD Bodong Lapor ke Polda Metro

Erfan Maaruf, iNews · Senin 13 Desember 2021 20:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 13 338 2516467 rugi-puluhan-miliar-sejumlah-korban-investasi-apd-bodong-lapor-ke-polda-metro-6bgYMkLU9w.jpg Polda Metro Jaya (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Sejumlah korban penipuan investasi bodong alat kesehatan melaporkan pemilik perusahaan swasta berinisial VAK ke Polda Metro Jaya. Para korban mengaku rugi hingga Rp180 miliar.

Para korban mengaku diimingi keuntungan 20 persen dari setiap dana investasi yang diberikan. VAK dilaporkan para korban dengan dugaan penipuan penggelapan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait pengadaan alat pelindung diri (APD).

Baca Juga:  Investasi Bodong, Ibu Muda Gondol Rp2,2 Miliar Dibekuk Polisi

Menurut Kuasa Hukum Korban Rihat Manullang, Laporan telah diterima polisi dengan nomor laporan LP/B/6220/XII/2021/SPKT/Polda Metro Jaya.

"Korbannya ada sembilan orang ini korbannya semuanya ini. Jadi, kurang lebih kerugiannya Rp180 miliar kerugian dari para korban ini. Kami melaporkan ini berharap segera ditangkap agar tidak terjadi keresahan. Dia memanfaatkan situasi Covid-19 ini," kata Rihat di Polda Metro Jaya, Senin (13/12/2021).

Dijelaskan Rihat, sembilan orang kliennya mau melakukan investasi karena dijanjikan oleh terlapor dengan memainkan proyek APD, PCR, dan Antigen. "Selain 9 ini masih banyak korban lain. Bahkan, diperkirakan sampai Rp1,2 triliun," tuturnya.

Salah satu pelapor bernama Richard mengatakan, dia dijanjikan sejumlah proyek kesehatan dengan keuntungan 20 persen dari investasi yang diberikan. Namun, saat dia hendak mengambil modal yang diberikan oleh terlapor dipersulit.

"Iming-imingnya itu, saya dijanjikan 20 persen, tapi kalau ditanya soal proyeknya, dia selalu ngelak ketika ditanya SPK dengan alasan rahasia, saya sudah dapat keuntungan, tapi uang saya masih banyak tertahan sama dia," tuturnya.

Baca Juga: Investasi Bodong, Oknum Guru Madrasah Bawa Kabur Uang Rp23 Miliar

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(Ari)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini