Share

Napi Kabur, Oknum Petugas Lapas Tangerang Diduga Melanggar Prosedur

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 14 Desember 2021 08:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 14 338 2516586 napi-kabur-oknum-petugas-lapas-tangerang-diduga-melanggar-prosedur-phEsNtAXgr.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Narapidana (napi) kasus narkoba, Adam bin Musa kabur alias melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Tangerang, Banten, pada Rabu, 8 Desember 2021. Adam kabur saat mendapatkan tugas kerja luar lapas di tempat pencucian mobil yang dikelola oleh Lapas Tangerang.

Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sedang mengusut kasus kaburnya narapidana narkoba tersebut dengan memintai sejumlah keterangan dari berbagai pihak. Diduga, terdapat oknum petugas lapas yang melanggar prosedur karena memberikan izin kerja luar lapas terhadap Adam Bin Musa.

"Kementrian Hukum dan HAM tidak mentolerir adanya penyimpangan prosedur yang dilakukan oleh petugas dalam mengeluarkan WBP tersebut atau yang bersangkutan dalam kelompok kerja luar lapas, karena yang bersangkutan tidak memenuhi syarat administratif dan substantif," kata Kabag Humas Ditjenpas Kemenkumham, Rika Aprianti melalui pesan singkatnya, Selasa (14/12/2021).

Baca juga: Sederet Peristiwa di Lapas Klas 1 Tangerang, Nomor 2 Tewaskan 49 Orang

Rika menambahkan, permintaan keterangan terhadap sejumlah pihak juga telah dilakukan sejak 8 Desember 2021 oleh tim dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Banten. Salah satu yang telah dikantongi keterangannya yakni, Plh Kalapas Tangerang, Nirhono Jatmokoadi.

"Dan saat ini tim gabungan Kanwil Kemenkumham Banten, Ditjenpas dan Itjen Kemenkumham masih melakukan proses penyelidikan dan pemeriksaan kepada semua pihat terkait pelarian tersebut," bebernya.

Baca juga: Napi Narkoba Lapas Tangerang Kabur Lewat Tempat Pencucian Mobil

Follow Berita Okezone di Google News

Apabila dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan tersebut terbukti adanya pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP), kata Rika, maka sanksi tegas akan diberikan kepada semua pihak yang bertanggungjawab terhadap terjadinya pelanggaran tersebut.

"Kementerian Hukum dan HAM tidak mentolerir sedikitpun adanya kesengajaan pelanggaran dan apabila terbukti adanya kesengajaan pelanggaran tersebut maka sanksi tegas akan diberikan," ucapnya.

Disisi lain, pengejaran terhadap Adam Bin Musa juga masih terus dilanjutkan hingga hari ini. Kanwil Kemenkumham Banten telah menerjunkan tim khusus untuk mencari narapidana tersebut. Diduga, napi tersebut berada di daerah Riau.

"Telah bekerjasama dengan kepolisian melakukan pengejaran ke titik-titik atau wilayah yang diduga akan menjadi tempat tujuan yang bersangkutan, salah satunya telah berkoordinasi dan bekerjsama dengan Polda Riau," terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini