Share

Pegawai Kelurahan di Tangsel Cabuli 3 Siswi Magang

Hambali, Okezone · Rabu 15 Desember 2021 16:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 15 338 2517495 pegawai-kelurahan-di-tangsel-cabuli-3-siswi-magang-TlrPJeMKCN.jpg Ilustrasi (Freepik)

TANGERANG SELATAN - Tiga siswi yang menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di Kantor Kelurahan Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), mengalami pelecehaan seksual oleh salah seorang oknum pegawai. Akibat pencabulan itu, korban mengalami trauma dan menolak datang kembali ke tempat magang.

Korban masing-masing berinisial AN (16), NA (16), dan AW (17). Sementara pelaku adalah SA (54), pegawai yang bekerja di kelurahan tersebut. Pelecehan itu dilakukan berulang kali saat ketiga korban menjalani magang.

"Sedang berproses. Ini kasusnya ditangani sama Satgas Perlindungan Anak (PA) kelurahan," ucap Lurah Jombang, Hasanudin, Rabu (15/12/21).

Pelaku merupakan pegawai dengan status honorer. Pihak kelurahan telah memanggil dan meminta keterangan langsung dari SA soal kejadian itu. Namun, kasus itu hingga kini belum dilaporkan ke polisi.

"Pembinaan (sanksi) aja, udah saya panggil," tuturnya.

Meski begitu, Hasanudin belum mengetahui secara rinci sejak kapan SA melakukan hal tak senonoh ke ketiga siswi tersebut. "Justru awalnya saya baru tahu dari ketua Satgas PA, terus udah saya panggil (pelaku). Anaknya (korban) sudah enggak masuk," ucapnya.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangsel, Tri Purwanto mengaku kini masih meminta klarifikasi dari Satgas PA soal kejadian itu.

Baca Juga : Ini Tampang Guru Ngaji Cabuli 10 Santrinya di Depok

"Kemarin kita sudah datangin sekolahnya, makanya tinggal kita klarifikasi. Kita undang buat ke sini, Satgas PA-nya itu, biar orang tuanya itu tahu kejadian ini. Soalnya kita baru terima laporan," kata Tri.

Follow Berita Okezone di Google News

Ia menjelaskan, pelaporan kasus pelecehan itu diterimanya pada, Jumat 10 Desember 2021. Pihaknya langsung mendatangi sekolah di kawasan Lengkong Gudang Timur, Serpong. Namun, menurut dia, pihak sekolah menyatakan ingin menyelesaikannya lewat jalur mediasi.

"Yang saya sayangkan, pihak sekolahnya ini mencoba untuk tidak menginformasikan itu ke orang tua, itu yang saya sayangkan," katanya.

Ia melanjutkan, P2TP2A akan memanggil Satgas PA Kelurahan Jombang agar membeberkan kejadian itu pada orang tua korban. Selanjutnya, pendampingan conceling juga akan diberikan guna menghilangkan rasa trauma pada ketiganya.

"Terutama menghilangkan rasa traumanya itu," ucapnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini