Share

Tolak Laporan Korban Perampokan, Aipda Rudi Disidang Etik Besok

Irfan Ma'ruf, iNews · Kamis 16 Desember 2021 13:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 16 338 2517974 tolak-laporan-korban-perampokan-aipda-rudi-disidang-etik-besok-P54aqu8Vps.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan (MNC Portal/Indra Purnomo)

JAKARTA - Polisi yang menolak laporan korban perampokan, Aipda Rudi Panjaitan, akan menjalani sidang disiplin besok. Dalam sidang itu nantinya anggota Polsek Pulogadung tersebut akan diputuskan untuk dimutasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan memastikan, pihaknya serius menangani kasus Aipda Rudi itu. Kasus tersebut kini telah diambil alih Polda Metro Jaya dari Polres Metro Jakarta Timur.

"Besok akan dilakukan sidang disiplin," kata Zulpan di Polda Metro Jaya, Kamis (16/12).

Ia menjelaskan, salah satu tuntutan dalam sidang tersebut perihal pemindahan Aipda Rudi dari wilayah hukum Polda Metro Jaya. Dalam sidang akan diputuskan ke mana Aipda akan dipindahkan.

"Ada sanksi kurungan dan untuk tour of area yang artinya akan dimutasi keluar dari Polda Metro," kata Zulpan.

Zulpan menyebutkan, sanksi lain seperti penundaan kenaikan pangkat juga bakal diputuskan dalam sidang etik besok.

Baca Juga : 4 Fakta Kapolda Metro Murka akibat Laporan Masyarakat Ditolak, Oknum Polisi 'Diusir' dari Jakarta

"Salah satu nanti hal yang bisa menjadi putusan. Jadi, nanti besok lihat, ya," tuturnya.

Sebagaimana diketahui, seorang warga mengaku laporannya ditolak oleh polisi saat melaporkan aksi pencurian yang dialaminya di Jakarta Timur. Dia membagikan ceritanya ke akun media sosial @kumalameta. Lewat unggahannya itu, ia turut menampilkan rekaman CCTV saat aksi pencurian terjadi.

Korban lantas melaporkan aksi pencurian itu ke Polsek Pulogadung. Namun, anggota polisi yang bertugas justru menyarankan korban pulang untuk menenangkan diri. Anggota itu juga mengatakan kepada korban bahwa percuma mencari pelakunya.

"Setelah itu, polisi tersebut justru ngomelin saya 'lagian ibu ngapain sih punya ATM banyak-banyak, kalau begini jadi repot, apalagi banyak potongan biaya admin juga' dengan nada bicara tinggi," tulis unggahan itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini