Share

Prioritas Anies Baswedan: Bangun Fasilitas Pejalan Kaki untuk Benahi Transportasi

Binti Mufarida, Sindonews · Minggu 19 Desember 2021 18:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 19 338 2519425 prioritas-anies-baswedan-bangun-fasilitas-pejalan-kaki-untuk-benahi-transportasi-hiqctNiMIn.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto : Pemprov DKI)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan prioritas utamanya untuk membenahi transportasi di Jakarta yang pertama yakni dengan membangun banyak fasilitas pejalan kaki.

Anies mengatakan ketika membahas transportasi, maka berbicara mobilitas penduduk. Dan ketika berada di kota sebesar Jakarta yang penduduknya ada hampir 11 Juta bila ditambah dengan penduduk di sekitar Jakarta kira-kira 34 juta. Maka, kata Anies, mobilitas penduduk di tempat yang kecil dengan jumlah penduduk sebesar ini harus disiapkan sebuah strategi yang komprehensif.

“Tidak bisa kemudian diserahkan kepada tiap-tiap rumah tangga untuk menyelesaikan masalahnya sendiri terkait transportasi,” katanya lewat kanal Youtube pribadinya, Minggu (19/12/2021).

Kalau masalah transportasi diserahkan kepada pribadi, kata Anies, maka yang terjadi justru semua orang akan mengambil solusi yang paling rasional untuk dirinya. “Semua bisa beli motor, semua bisa beli mobil volume atau panjang jalan tidak mencukupi nanti akan terjadi gridlock bukan cuma macet. Gridlock itu artinya berhenti tidak bergerak,” ujarnya.

Baca Juga : Survei KedaiKOPI: Pasangan Anies-Airlangga Diprediksi Raih 57,1%

"Apa kemudian pendekatan yang dilakukan di Jakarta terkait transportasi? pertama pertanyaan yang paling sederhana alat transportasi apa yang dimiliki oleh setiap orang? Atau hampir semua orang punya alat transportasi?" kata dia.

“Saya berapa kali tanyakan ini dan jawabannya yang paling sering saya terima adalah sepeda motor. Bahwa alat transportasi yang dimiliki semua orang adalah sepeda motor,” imbuhnya.

Namun, Anies mengatakan dengan menjawab bukan sepeda motor, bukan sepeda, alat transportasi yang hampir dimiliki oleh semua orang adalah kaki. “Kaki kita itu adalah alat transportasi kita,” katanya.

Anies mengatakan fasilitas yang dibangun selama ini selalu fasilitas untuk kendaraan beroda. “Sementara alat transportasi yang tanpa roda tidak ada fasilitasnya, karena itulah kita mengubah cara kita mendekati persoalan mobilitas penduduk di Jakarta,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Anies, kini urutan prioritasnya harus diubah. “Bila selama ini pendekatannya adalah kendaraan pribadi dulu baru kemudian kendaraan umum, baru kemudian trotoar untuk pejalan kaki dan sepeda, dan baru terakhir adalah trotoar untuk pejalan kaki.”

“Nah ini kita ubah. Nomor satu adalah fasilitas untuk pejalan kaki, nomor dua adalah fasilitas untuk kendaraan bebas emisi, yang ketiga adalah transportasi umum, dan yang keempat adalah transportasi pribadi atau kendaraan pribadi. Jadi urutannya diubah,” kata Anies.

Anies mengatakan bila ini lakukan, maka fasilitas yang disiapkan harus sesuai. “Itulah sebabnya kenapa kita di Jakarta membangun trotoar yang amat banyak, karena semua orang suka jalan kaki. Kenapa kita menyiapkan jalur sepeda? Supaya pengguna sepeda punya aksesnya,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini