Share

Hadapi Nataru, Wagub DKI Minta Masyarakat Tunda ke Luar Negeri dan Luar Kota

Indra Purnomo, MNC Portal · Senin 20 Desember 2021 10:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 20 338 2519666 hadapi-nataru-wagub-dki-minta-masyarakat-tunda-ke-luar-negeri-dan-luar-kota-GtzELC8Qd1.jpg Ahmad Riza Patria. (Foto: Antara)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta masyarakat untuk menunda bepergian ke luar negeri atau ke luar kota. Permintaan ini merupakan persiapan dalam menghadapi periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

"Kami minta usahakan untuk ditunda dulu bepergian ke luar negeri atau ke luar kota. Liburan nataru bisa dilaksanakan di rumah bersama keluarga, manfaatkan momentum libur nataru ini bersama dengan keluarga inti saja di rumah masing-masing," ujar pria yang biasa disapa Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/12/2021).

Ariza menyampaikan, meskipun saat ini Jakarta berstatus pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1, dirinya meminta masyarakat agar tidak bepergian kecuali dalam sesuatu yang sangat penting. Dia meminta masyarakat agar tetap di rumah saja.

Baca juga: Omicron Masuk Indonesia, Pemprov DKI Pastikan Bukan Warga Jakarta

"Persiapan nataru seperti yang sudah disampaikan, sekali pun di Jakarta sudah level PPKM level 1, kami minta yang pertama pada masyarakat itu sendiri, betapapun baiknya regulasi, banyaknya petugas yang hadir dilapangan, kemudian sanksi yang berat semuanya berpulang kepada masyarakat itu sendiri. Kami minta masyarakat sebaiknya di rumah sebagai tempat yang terbaik, tidak perlu berpergian kecuali sesuatu yang sangat penting dan genting," tutur Ariza.

Ariza berharap masyarakat khususnya warga Jakarta tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes) 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Dia juga meminta warga agar memastikan semua keluarga sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

"Kita semua sudah mendapatkan vaksin, juga anak-anak kita berumur 6-11 tahun, mari kita ajak, kita dorong, untuk juga mendapat vaksin, penting bagi kita. Namun demikian sekalipun bagi kita yang sudah mendapatkan vaksin, tidak berarti bahwa kita pasti terbebas dari Covid-19. Untuk itu mari tetap melaksanakan protokol kesehatan," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini