Share

Penerapan Ganjil-Genap di Tol saat Libur Nataru Batal

Irfan Ma'ruf, iNews · Senin 20 Desember 2021 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 20 338 2519850 penerapan-ganjil-genap-di-tol-saat-libur-nataru-batal-GeHaivLfiZ.jpg Ganjil-genap di tol batal diterapkan saat libur Nataru 2022. (Okezone)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia batal menerapkan peraturan ganjil-genap (gage) di empat ruas jalan tol saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. Hal itu disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

Sebelumnya, sebanyak empat ruas jalan tol direncanakan diberlakukan ganjil-genap untuk menekan mobilitas masyarakat selama Nataru 2022 guna menimalkan penyebaran Covid-19.

Aturan ganjil-genap rencananya akan diterapkan di ruas tol Tangerang-Merak, ruas tol Bogor-Ciawi-Cigombong, ruas tol Cikampek-Palimanan-Kranci, dan ruas tol Cikampek-Padalarang-Cileunyi.

"Kebijakan tersebut tidak jadi atau setidaknya ditunda," kata Kombes Sambodo saat dihubungi MNC Portal Indonesia melalui pesan singkat, Senin (20/12/2021).

Namun, dia tidak menjelaskan secara detail perihal alasan mengapa aturan tersebut digagalkan. Dia menyebut alasan pembatalan kebijakan tersebut dapat dijalankan oleh pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

"Tanya ke Kemenhub ya, domainnya di sana," ucapnya.

Baca Juga : Ganjil Genap saat Nataru, Kapolda Jabar: Tinggal Mainnya Saja, Konsep Sudah Ada

Sebelumnya Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berencana mengeluarkan kebijakan ganjil genap di sejumlah ruas jalan tol dan wilayah aglomerasi, ibu kota provinsi, area tempat wisata, dan wilayah peningkatan mobilitas.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

Selai ganjil-genap, pemerintah juga akan menerapkan buka-tutup tempat istirahat (rest area). Selain itu juga direncanakan akan melakukan sistem satu arah (one way), sistem lawan arah (contraflow), serta melakukan tes acak di rest area dan tempat-tempat yang ditetapkan.

"Kita lakukan one-way, contraflow, dan berbagai upaya yang penting kita akan melakukan random sampling tentang ketaatan mereka tentang PeduliLindungi dengan dua kali vaksin dan melakukan antigen," kata Budi Karya Sumadi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini