Share

Polda Metro Dalami Laporan Dugaan Ujaran Kebencian Habib Bahar dan Eggi Sudjana

Irfan Ma'ruf, iNews · Senin 20 Desember 2021 16:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 20 338 2519890 polda-metro-dalami-laporan-dugaan-ujaran-kebencian-habib-bahar-dan-eggi-sudjana-b7vRKSnICw.jpg Habib Bahar/ Okezone

JAKARTA- Polda Metro Jaya menyebut ada dua laporan polisi yang masuk terkait kasus dugaan ujaran kebencian yang menyeret nama Habib Bahar bin Smith dan Eggi Sudjana.

(Baca juga: Heboh! Video Mirip Habib Bahar Berendam dan Merokok di Jacuzzi, Denny Siregar: Jualan Agama Enak Ya!)

"Kemudian 17 Desember yang dilaporkan Bahar Smith, pelaporan terkait dengan hal ujaran kebencian dan bersifat bisa menimbulkan permusuhan dan SARA," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Senin (20/12/2021).

(Baca juga: Sindir Jenderal Dudung Tak ke Semeru dan Saudara KKB, Ini Klarifikasi Habib Bahar)

Dikatakannya, pelapor membawa bukti autentik dalam pelaporannya. Laporannya autentik tersebut berupa ujaran kebencian di media sosial.

"Pelapor membawa bukti autentik terkait penyampaian orang yang mereka laporkan. Di medsos dengan kalimat-kalimat yang menimbulkan permusuhan, ujaran kebencian, dan SARA," tambah Zulpan.

Hanya saja, saat disinggung pelaporan itu terkait dugaan penghinaan terhadap Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman, Zulpan enggan berkomentar banyak. Dia mengklaim laporan tersebut masih didalami. "Didalami penyidik, yang jelas laporan ada," kata Zulpan.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

Sejauh ini, penyidik tengah mendalami lebih lanjut dua laporan tersebut. Dia menegaskan semua laporan akan ditindaklanjuti kepolisian.

Laporan pertama Habib Bahar dan Eggi dilakukan pada Selasa 7 Desember 2021 dengan nomor laporan LP/B/614/XII/2021/SPKT/Polda Metro Jaya. Laporan kedua pada pada Jumat 17/ Desember 2021 dengan nomor laporan LP/B/6354/XII/2021/SPKT/Polda Metro Jaya.

Sedangkan kedua laporan tersebut sama terkait kasus dugaan tindak pidana menyebarkan informasi yang menyebabkan rasa kebencian dan permusuhan terhadap individu atau kelompok.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini