Share

Gegara Muntah di Mobil, Sopir Taksi Online Aniaya Penumpang Wanita

Dimas Choirul, MNC Media · Jum'at 24 Desember 2021 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 24 338 2521985 gegara-muntah-di-mobil-sopir-taksi-online-aniaya-penumpang-wanita-EXoDNSto51.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Seorang wanita berinisial NT (25) jadi korban penganiayaan yang dilakukan seorang sopir taksi online di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Penganiayaan itu terjadi lantaran NT muntah di dalam taksi online tersebut.

Karena itu, NT pun ditampar dan ditendang hingga membuatnya mengalami luka-luka.

NT menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis 23 Desember sekira pukul 02.00 WIB, saat NT dan kakaknya pulang dari pesta ulang tahun temannya. Karena dengan alasan beberapa hal, dia dan kakaknya memesan taksi online untuk pulang.

"Memang di mobil itu saya memang agak naik gitu (pengen muntah) saya sudah bilang sama abang grabnya, mas saya boleh minggir dulu enggak, tapi mas grabnya itu enggak ladenin," kata dia saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (24/12/2021).

Karena sudah tidak tahan, dia langsung membuka jendela mobil dan muntah. NT mengaku, cipratan muntahnya mengenai bodi mobilnya.

"Setelah muntah, dia itu ngedumel sepanjang perjalanan sampai saya bilang, tenang mas nanti saya ganti rugi ongkos cuci mobilnya, baru tuh dia diem," ucapnya.

Lantaran merasa bersalah, NT kemudian memberi tip tambahan sebesar Rp100 ribu kepada sopir saat tiba di rumahmya. Namun, sang sopir tidak mau menerima.

Sopir tersebut, kata dia, malah meminta uang sebesar Rp300 ribu. "Saya bilang mas sorry mas saya enggak ada uang cash (tunai) lagi, terus dia malah ngomong, halah lagak lu sok kaya, pergi minum bisa lo sampe juta-jutaan, gitulah pokoknya dia hina-hina," tuturnya.

NT mengatakan, sang sopir kemudian turun dari mobil dan mengancam kakaknya dengan memanggil teman-temannya untuk datang mengeroyok. Selanjutnya, NT pun ikut diancam dan dipegang-pegang bagian tubuhnya.

Baca Juga : Dianiaya dan Diperkosa Pacarnya, Gadis Ini Lapor Polisi

Korban juga mengaku sempat melakukan perlawanan dengan menepis tangan sopir agar tidak menyentuh bagian sensitifnya. "Terus saya ditampar begitu saya nepis tangan dia. Saya enggak terima dong, cici saya juga enggak terima dan bela diri balik pukul dia," kata dia.

"Setelah saya pukul dia, dia langsung nendang saya di bagian perut. Langsung deh warga-warga pada dateng untuk misahin," lanjutnya.

Akibat kejadian itu, NT mengalami luka ringan di bagian wajah dan perut. "Luka di bagian perut kanan ada sedikit memar jadi kaya masih nyeri. Sama kalo makan di rahang sebelah kanannya masih sakit," tandasnya.

Selanjutnya, NT langsung membuat laporan ke Unit Reskrim Polsek Tambora Jakarta Barat dan melakukan visum di RS Atmajaya.

Terpisah, Kapolsek Tambora Kompol M Faruk Razi mengatakan pihaknya telah menerima laporan korban pada Jumat pagi. Saat ini, pihaknya tengah memburu pelaku yang diduga melakukan pemukulan tersebut.

"Anggota kita lagi bergerak untuk mencari keberadaan pelaku," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini