Share

Harapan Anies di 2022: Saya Ingin Banyak Warga Berkata Alhamdulillah Tinggal di Jakarta

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Sabtu 01 Januari 2022 14:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 01 338 2525967 harapan-anies-di-2022-saya-ingin-banyak-warga-berkata-alhamdulillah-tinggal-di-jakarta-S8znB4CDPF.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan (foto: Sindo)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan selalu berupaya mensejahterakan warga Jakarta. Ia juga menuturkan harapannya pada tahun 2022.

“Saya ingin sekali tahun 2022 ini, warga di Jakarta lebih banyak lagi yang bisa berkata begini, syukur Alhamdulillah kita tinggal di Jakarta,” kata Anies dalam kanal YouTube pribadinya, Sabtu (1/1/2022).

Baca juga:  Gubernur Anies : Saya Tak Minta Anda Suka dengan Saya, Tapi Bantu Bangun Jakarta

Anies meyakini bahwa masyarakat Indonesia khususnya DKI Jakarta, merupakan generasi tangguh dalam menghadapi masa pandemi Covid-19. Ia mengatakan bahwa tahun 2021 merupakan tahun yang penuh dengan pengalaman, kepemimpinan, pengelolaan masalah, mencari terobosan atas berbagai masalah.

“Kita menyaksikan perubahan yang dipercepat. Kita dipercaya Allah SWT untuk menjadi generasi yang bisa melewati Pandemi sebesar ini jadi ketika kita itu sekarang punya tugas masing-masing, ini adalah kepercayan bahwa dari sekian generasi umat manusia sedunia, generasi kita loh yang diberikan kepercayaan untuk melewati fase virus ini,” ungkapnya.

Baca juga:  Anies Baswedan: Semoga 2022 Kita Bangkit Lebih Kuat dan Berlari Lebih Cepat

Selain itu, ia juga mengutip terjemahan Alquran yang mengatakan bahwa tuhan tidak akan membebani umatnya melebihi kemampuan nya. Ia meyakini bahwa setiap persoalan yang dihadapi pasti ada solusinya.

“Saya yakin sebesar-besarnya beban yang diembankan ke pundak saya pasti maha pencipta sudah punya takarannya,” ujarnya.

Anies mengajak masyarakat untuk memaknai krisis sebagai perubahan yang dipercepat. Anies membagikan pemaknaan sekaligus kontemplasi pribadi yang memantik suatu rasa dan asa atas berbagai pengalaman yang ada di 2021.

“Ketika terjadi krisis kesehatan krisis ekonomi kita semua melihat ini dalam perspektif masalah yang merepotkan tapi kita bisa memaknai bukan sebagai masalah tapi sebagai kesempatan saya sampaikan berkali-kali krisis itu adalah perubahan yang dipercepat itulah krisis,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini