Share

Aksi Begal di Bekasi Naik 22% pada 2021

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Sabtu 01 Januari 2022 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 01 338 2526024 aksi-begal-di-bekasi-naik-22-pada-2021-NCTclOr0sv.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal di wilayah kota Bekasi pada tahun 2021 lalu mengalami kenaikan 22%. Hal itu diungkapkan Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan saat rilils akhir tahun.

"Kasus curas yang berhasil kami ungkap pada tahun sebelumnya sebanyak 18 kasus. Kemudian di tahun ini naik sebanyak 22 kasus yang artinya naik 22 persen," katanya.

Baca juga: Tukang Ojek Dibegal, Leher Tergores Dikalungi Arit

Hendra menjelaskan, faktor penyebab naiknya angka begal di Bekasi tidak lain karena maraknya pengangguran saat kondisi Covid-19. Hal itu dimanfaatkan para pelaku kejahatan untuk meraup keuntungan dengan cara yang salah dan melanggar hukum.

"Seperti diketahui sudah hampir 2 tahun Covid-19 melanda. Awalnya mereka dilarang keluar rumah, lalu mungkin ada kejenuhan setelah kasus melandai sehingga mereka terlibat kasus curas. Banyak dari mereka yang sudah putus sekolah," ujarnya.

Baca juga: Bapak-Anak Jadi Begal Sadis, Mengaku Polisi Lalu Telanjangi Korbannya

Selain karena faktor ekonomi, para pelaku yang sempat tak beroperasi saat awal Covid-19 melanda itu kembali melakukan aksi begal ketika situasi melandai.

"Kenaikan ini terjadi justru pada bulan September di mana terjadi euforia di masyarakat karena kasus Covid-19 sudah menurun," tuturnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini