Share

Horor! 18 Ekor Ular Kobra Berkeliaran Dalam Rumah Warga Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 03 Januari 2022 19:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 03 338 2526897 horor-18-ekor-ular-kobra-berkeliaran-dalam-rumah-warga-bogor-yOm3Bs2Ffu.jpg Anak ular ditemukan dalam rumah warga di Bogor. (Foto: Istimewa)

BOGOR - Belasan anakan ular kobra jawa ditemukan berkeliaran di rumah warga Kampung Tonggoh, RT 05 RW 01, Desa Gunungsari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menurut pemilik rumah, Anis, temuan ular tersebut berawal saat dirinya akan mengambil paku dalam plastik hitam tadi pagi. Ketika diambil, tangannya terasa memegang benda aneh.

"Saya mau ambil paku, pas saya ambil kok rasanya lembek-lembek," kata Anis, Senin (3/1/2022).

Sontak, Anis langsung melepas tangannya dari dalam plastik. Kemudian terlihat plastik tersebut bergerak dan keluar dua ekor ular kecil dari plastik.

"Plastiknya goyang-goyang tuh. Saya dorong pakai sapu ke luar rumah keluar itu dua (ular)," jelasnya.

Baca juga: Ngeri! Ular Ditemukan Warga di Bawah Tempat Tidur

Kemudian, dirinya bersama warga melakukan pencarian kembali di rumah tersebut hingga akhirnya ditemukan kembali ular di dapur, rak, jendela, kamar, hingga bawah wastafel. Totalnya mencapai 11 ekor.

"Udah ada 11 ular yang kita matiin. Karena takut kenapa-kenapa, ya kita telpon rescue. Soalnya ini bukan ular biasa, ular kobra," ungkap Anis.

Sementara itu, Komandan Regu 2 Tim Rescue Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Muhamad Ridwan mengatakan pihaknya yang mendapat laporan warga kembali melakukan penyisiran. Hasilnya kembali didapati 7 ular anak kobra.

"Tadi kita temukan lagi dua ekor di dalam pojokan kamar dan sama warga lima ekor lagi. Jadi total sudah 18 ekor anak ular kobra," ucap Ridwan.

Diakuinya, para akhir hingga awal tahun memang musim bertelur dan menetasnya ular. Sehingga, pihaknya belakangan ini banyak mendapati laporan dari warga terkait temuan ular di permukiman.

"Memang siklus tahunannya ya, dari mulai Oktober, November, Desember dan puncaknya Desember musim bertelur dan menetasnya ular juga," jelasnya.

Karena itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Terutama pada tumpukan barang dan saluran pembuangan air yang kerap menjadi tempat ular masuk ke rumah.

"Jadi ular itu mengikuti mangsanya. Kalau tumpukan barang biasanya jadi tempat tikus dan mengundang ular datang. Juga saluran air seperti di kamar mandi untuk dipastikan ditutup," pungkas Ridwan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini