Viral Laporan Ojol soal Kehilangan Motor Tak Dilayani, Kapolsek Cileungsi : Sudah Ditangani

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 12 Januari 2022 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 338 2530980 viral-laporan-ojol-soal-kehilangan-motor-tak-dilayani-kapolsek-cileungsi-sudah-ditangani-U9XPS9ZssZ.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

BOGOR - Seorang driver ojek online (ojol) mengalami kejadian tak menyenangkan saat melapor dirinya kehilangan sepeda motor. Pengemudi itu mengaku laporannya tak ditanggapi. Kejadian ini viral di media sosial (medsos).

Dalam unggahan akun @marinadks, pengemudi itu melapor ke Polsek Cileungsi mengenai kehilangan motor, tapi tak ditanggapi. Ia pun kembali melaporkan kasus tersebut dua hari kemudian. Di sana diduga terjadi kesalahpahaman.

Terkait hal tersebut, Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam Wijaya mengatakan kasus itu bermula dari aksi pencurian dengan modus penipuan yang dialami pengemudi ojek online berinisial CH (38) di wilayah Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi pada Minggu, 9 Januari 2022. Saat itu korban diajak makan oleh penumpang yang dibawanya di tengah perjalanan.

"Di sela-sela makan motornya dipinjam costumernya pergi ke ATM. Hingga waktu yang cukup lama costumer tersebut tak kunjung kembali," katanya, Rabu (12/1/2022).

Korban yang baru sadar telah ditipu akhirnya melapor ke Polsek Cileungsi. Saat korban hendak membuat laporan polisi, terdapat kesalahpahaman dengan oknum anggota tersebut.

Baca Juga : Viral! Pemandu Lagu Berpakaian Seksi Mirip Seragam SMA, Satpol PP Bertindak

"Yang bersangkutan ini merasa tidak dilayani dengan baik oleh petugas yang menerima laporan dan terjadi adu mulut hingga viral di media sosial," tuturnya.

Saat ini, kasus pencurian dengan modus penipuan yang dialami korban telah ditindaklanjuti polisi. Kedua belah pihak juga telah bermaafan.

"Hari itu juga terhadap kasus yang sempat viral di medsos tersebut. Dari proses laporan polisi, klaim asuransi, hingga administrasi lainnya pun sudah selesai kita tangani. Penanganan kasusnya pun sudah dalam proses penyelidikan kami," tutur Andri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini