Vaksin Booster Terbuka untuk Warga KTP Non-DKI Jakarta, Dinkes: Tak Perlu Surat Domisili

Indra Purnomo, MNC Portal · Rabu 12 Januari 2022 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 12 338 2531170 vaksin-booster-terbuka-untuk-warga-ktp-non-dki-jakarta-dinkes-tak-perlu-surat-domisili-puYhLJ5wQX.jpg Kadinkes DKI Jakarta Widyastuti (Foto: ist)

JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti menyatakan, bahwa pelayanan vaksinasi dosis ketiga atau booster ini terbuka untuk masyarakat ber-KTP DKI Jakarta maupun yang ber-KTP luar DKI Jakarta.

"Pelayanan vaksin booster ini terbuka untuk masyarakat ber-KTP DKI Jakarta maupun non-KTP DKI Jakarta. Untuk penduduk non-KTP DKI Jakarta, tidak perlu melampirkan surat keterangan domisili saat pelaksanaan vaksin booster," ujarnya dalam keterangam tertulis, Rabu (12/1/2022).

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta mulai melaksanakan vaksinasi dosis ketiga atau booster. Adapun kick off vaksinasi booster ini berlangsung di Puskesmas Kramat Jati, Rabu (12/1/2022). Vaksinasi dosis ketiga menjadi upaya bersama dalam antisipasi dan proteksi diri dari penularan varian baru Covid-19 Omicron.

"Masyarakat yang sudah bisa divaksin dosis ketiga ini adalah WNI, berusia 18 tahun ke atas, dan sudah lewat dari 6 bulan sejak dosis kedua. Tidak harus di faskes yang sama dengan lokasi vaksin dosis pertama dan kedua, bisa di faskes lain dengan menunjukkan tiket vaksin ketiga atau vaksin booster di aplikasi Peduli Lindungi,” ucapnya.

Baca juga: 

Widyastuti menjelaskan, untuk sementara ini, baru sebagian warga lansia, yang sudah terbit tiket vaksin booster di aplikasi PeduliLindungi.

Baca juga: 

Namun, secara bertahap tiket tersebut akan terus diperbarui oleh Kementerian Kesehatan, sehingga bagi masyarakat yang belum keluar tiket vaksin ketiganya dapat menunggu pembaruan data tersebut.

"Masyarakat diimbau untuk mengecek tiket vaksin ketiga Covid-19 melalui aplikasi Peduli Lindungi secara mandiri sebelum datang ke faskes terdekat untuk mengurangi antrean dan menghindari kerumunan," katanya.

Baca juga: Ahli WHO Sebut Pakai Booster yang Sama dengan Vaksin Awal Tak Efektif Lawan Omicron

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini