Lansia di Bogor Antusias Ikut Vaksinasi Booster, Wagub Jabar: Padahal di Sini Tak Ada Doorprize

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 14 Januari 2022 01:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 14 338 2531933 lansia-di-bogor-antusias-ikut-vaksinasi-booster-wagub-jabar-padahal-di-sini-tak-ada-doorprize-hbijNpkjO4.jpg Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum. (Foto: Putra R)

BOGOR - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau pelaksanaan vaksinasi booster bagi lanjut usia (lansia) di Puskesmas Semplak, Kota Bogor. Hasilnya, para lansia sangat antusias untuk mendapatkan vaksinasi booster.

"Hari ini di Bogor, saya bahagia yang datang banyak sekali yaitu sekarang lansia yang datang. Di daerah lain mereka bisa datang diiming-iming ada yang dikasih magic jar, setrikaan atau yang lain doorprize tapi di sini tidak," kata Uu, Kamis (13/1/2022).

Kata dia, para lansia yang mengikuti vaksin booster di Kota Bogor ini memang atas kesadaran diri sendiri demi kesehatan. Diharapkan, pelaksaam vaksin booster berjalan lancar seperti vaksin sebelumnya.

Baca juga:  Prabowo Dapat Booster Vaksin Nusantara, Disuntik Langsung Dokter Terawan

"Kota Bogor vaksin dosis 1 dan vaksin dosis 2 (sudah) 100 persen. Saya harap untuk vaksin ketiga (booster) ini juga seperti itu," harap Uu.

Di sisi lain, Uu meminta kepada masyarakat yang memiliki anggota keluarga lansia untuk dibantu mengantarkan ke lokasi vaksin. Karena, lansia butuh pendampingan agar memudahkan mereka.

"Saya minta kepada keluarga yang di rumahnya ada lansia untuk segera dibawa ke tempat vaksin karena lansia info kurang, kadang-kadang mau berangkat fasilitas kurang tapi kalau dibantu anaknya atau oleh siapapun ini untuk memudahkan mereka," jelasnya. 

Termasuk, Uu berharap kepada perusahaan angkutan umum untuk membantu transportasi lansia menuju tempat vaksinasi dari CSR-nya. Karena, transportasi juga menjadi kendala dalam pelaksanaam vaksinasi.

"Tolong CSR-nya diberikan atau difokuskan untuk membantu tranportasi lansia. Karena banyak lansia yang mau datang ke tempat vaksin tapi tidak ada uang buat transport. Kenapa tidak sebuah perusahaan membuat iklan layanan ya g mau divaksin tinggal telpon nomer sekian dijemput dan diantar lagi ke rumahnya. Kan itu sangat luar biasa. Karena sehebat apapun program kami kalau tidak dibantu yang lain tidak maksimal," pungkas Uu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini