Lolos dari Penculikan, Bocah 12 Tahun Sempat Digerayangi Pelaku di Motor

Hambali, Okezone · Sabtu 15 Januari 2022 07:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 15 338 2532541 lolos-dari-penculikan-bocah-12-tahun-sempat-digerayangi-pelaku-di-motor-AuEw83nWaH.jpg Ilustrasi (Foto: Sindonews)

TANGSEL - Bocah berinisial AAS (12) nyaris menjadi korban penculikan. Dengan berani, korban nekat meloncat dari atas sepeda motor matik Honda Scoopy yang dikemudikan pelaku.

Penculikan itu terjadi pada Minggu 2 Januari 2022 sore di Perumahan Kreasi Pamulang Indah, Bakti Jaya, Setu. Saat kejadian, korban sedang bermain bersama teman-teman sebayanya.

Baca Juga:  Bocah 12 Tahun Diculik Pria Bersajam, Selamat Usai Lompat dari Motor Pelaku

Pelaku berinisial DFR (22) yang mengendarai sepeda motor datang menghampiri korban. Dia berpura-pura menanyakan alamat sambil menceritakan tak bisa mengoperasikan aplikasi google maps.

Singkat cerita, korban dipaksa naik ke atas motor lalu dibawa melaju kencang ke daerah Bogor melalui Gunung Sindur. Di tengah perjalanan, pelaku sempat meraba-raba bagian tubuh korban yang tengah ketakutan.

"Bukan alat kelamin tapi mungkin sekitar paha atau kaki di daerah lutut," ujar Kapolres Tangsel, AKBP Sarly Sollu, Sabtu (15/1/2022).

Mendapat perlakuan itu, korban mencari kesempatan untuk melarikan diri dari pelaku. Begitu sampai di daerah Pabuaran, Bogor, korban nelat meloncat dari atas sepeda motor. Di sana kebetulan sedang ramai warga yang melihat pertandingan sepak bola.

"Bertepatan di lapangan bola yang sedang ada aktivitas bermain bola, korban melarikan diri dengan cara melompat kemudian berteriak minta tolong, sehingga pelaku ini melarikan diri dari lapangan tersebut," ungkapnya.

Baca Juga:  Viral ABG di Bogor Diduga Diculik, Begini Faktanya

Dari penyelidikan polisi, tidak ditemukan adanya penggunaan senjata tajam dalam penculikan itu. Pelaku hanya mengiming-imingi korban dengan upah, yang disertai pula pengancaman agar menuruti kemauan pelaku.

"Tidak ditemukan adanya senjata tajam ataupun benda-benda lain yang akan digunakan untuk pengancaman," ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini