Ungkap Jaringan Sabu Internasional, Polres Jakbar Tangkap 2 Pelaku

Dimas Choirul, MNC Media · Sabtu 15 Januari 2022 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 15 338 2532680 ungkap-jaringan-sabu-internasional-polres-jakbar-tangkap-2-pelaku-kZHN4p5v9V.jpg Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Mochammad Taufik Iksan. (Foto : MNC Portal/Dimas Choirul)

JAKARTA - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengamankan puluhan kilogram narkoba jenis sabu jaringan internasional dari tangan dua orang pelaku di kawasan Serdang Wetan, Legok, Tangerang, Banten.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Mochammad Taufik Iksan mengatakan penangkapan itu terjadi pada Selasa (13/1/2022). Saat itu, pihaknya menangkap 2 pelaku berikut beserta barang bukti sabu puluhan kilogram.

Pelaku memodifikasi bagasi kendaraan sedan jenis Honda Civic untuk menyelundupkan sabu agar tidak diketahui petugas.

"Pelaku memodifikasi bagasi kendaraan sedan jenis Honda Civic untuk menyelundupkan narkoba jenis sabu agar tidak diketahui petugas," kata Taufik di Polres Metro Jakarta Barat, Sabtu (15/1/2022).

Namun, Taufik belum dapat memberikan keterangan rinci terkait pengungkapan tersebut. "Masih kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut," tuturnya.

Sebelumnya, pengungkapan kasus narkoba tersebut berujung kecelakaan beruntun yang sempat viral di media sosial beberapa hari lalu. Peristiwa tersebut sempat diabadikan melalui video yang diposting akun instagram @info.banten.

Baca Juga : Viral Kecelakaan Beruntun di Tangsel, Ternyata Bandar Narkoba Coba Kabur saat Ditangkap

Pelaku yang merupakan bandar narkoba itu menabrak beberapa motor dan bangunan milik warga di Tangerang Selatan.

Taufik mengatakan, pihaknya sudah lama mengintai pelaku karena mengedarkan sabu.

"Pelaku berusaha melawan petugas hingga nyaris menabrak anggota di lapangan saat di lakukan penangkapan, pelaku melarikan diri hingga mobil yang dikendarainya hilang kontrol dan menabrak motor dan bangunan milik warga,” ujarnya, Jumat (14/1).

Lantaran mobil sang bandar menabrak sejumlah ke daratan dan bangunan, akhirnya pelarian pun terhenti. Warga yang kadung emosi karena perbuatan sang bandar akhirnya mengeroyok pelaku, namun hal itu dapat segera ditangani petugas di lapangan.

"Pelaku sempat diamuk warga sekitar. Saat ini kami masih melakukan proses pengembangan dan penyidikan lebih lanjut,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini