Share

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pengawasan Prokes di Sekolah Diperketat

Ari Sandita Murti, Sindonews · Minggu 16 Januari 2022 06:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 16 338 2532838 antisipasi-penyebaran-covid-19-pengawasan-prokes-di-sekolah-diperketat-SFJBuokVdR.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta telah menggelar kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen di sekolah. Sejumlah sekolah pun mencatatkan adanya temuan kasus Covid-19 yang memapar peserta didiknya.

Disdik DKI Jakarta meminta pihak sekolah untuk memperketat pengawasan protokol kesehatan di sekolahnya, khususnya di Jakarta Selatan.

"Sejak awal memang sudah diterapkan protokol kesehatan secara ketat dan kami sekali lagi mengimbau untuk tetap ketat soal prokol kesehatannya," ujar Kasudin Pendidikan Wilayah II Jaksel, Abd Rachem, Minggu (16/1/2022).

Menurutnya, setiap sekolah sudah memiliki Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang bertugas mengawasi protokol kesehatan sambil berkoordinasi dengan pihak puskesmas, bila menemukan kasus Covid-19.

"Kalau ada masalah kami juga lakukan tindakan-tindakan sebagaimana mestinya," tuturnya.

Baca juga: Pencegahan Omicron Tak Cukup dengan 3T, Begini Rumusnya

Di Jakarta Selatan, khususnya di wilayah Sudin Pendidikan Wilayah II Jaksel yang mencakup 6 Kecamatan, yakni Setiabudi, Mampang Prapatan, Kebayoran Baru, Pancoran, Tebet, dan Pasar Minggu, total ada 6 sekolah yang dilakukan penutupan sementara imbas temuan kasus Covid-19 pada tenaga pendidik atau siswanya.

Baca juga: Ketika Anies Diberikan Lukisan oleh Warga Petamburan

"Ada 6 sekolah yah (yang ditutup sementara), ada yang tiga hari dan ada yang lima hari (penutupannya)," tuturnya.

Adapun sekolah dimaksud, SMP dan SMA Labschool Kebayoran Baru, SMP Islam Andalus, SMK Asisi Tebet, SMP Azhari Islamic Shcool Rasuna, dan terbaru SMA 6 Kebayoran Baru.

(fkh)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini