Share

Biskita Transpakuan Gagal Mengaspal Awal Pekan Ini, Begini Kata Bima Arya

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Selasa 18 Januari 2022 20:29 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 18 338 2534203 biskita-transpakuan-gagal-mengaspal-awal-pekan-ini-ini-kata-bima-arya-wdyP0zUrMr.jpg Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto :istimewa)

BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya menjelaskan alasan penundaan operasional Buy The Service (BTS) Biskita Transpakuan yang sedianya dijadwalkan pada awal pekan ini lantaran masih dalam tahap proses penyesuaian administrasi dari sistem lama ke sistem yang baru.

"Jadi ada jeda waktu antara sistem lama dan sistem baru yang harus kami sesuaikan. Tidak ada persoalan berarti, hanya administratif saja," kata Bima di Terminal Bubulak, Kota Bogor, Selasa (18/1/2022).

Bima menyebut proses penyesuaian administrasi ini tidak akan berjalan lama. Sehingga diharapkan semua bisa selesai dalam beberapa hari ke depan agar Biskita Transpakuan dapat segera kembali beroperasi..

"Insya Allah pengunduran beberapa hari saja. Secepatnya Biskita Trans Pakuan sudah bisa meluncur kembali. Kita rapikan dulu administrasinya dengan menyesuaikan sistem," ungkapnya.

Jeda ini juga akan dimanfaatkan Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) bersama Lorena dan Kodjari selaku Kerjasama Operasional (KSO) untuk melakukan perawatan.

Baca juga: Catat! Pemkot Bogor Buka Dua Koridor Baru Biskita Transpakuan, Ini Rutenya

"Secara berkala memang sudah dilakukan perawatan unit maupun shelter. Kita coba juga rapikan pool-nya akan di sini (Terminal Bubulak). Kita rapikan dulu, kita kondisikan dulu Terminal Bubulak ini untuk nanti akan menjadi pool Biskita Transpakuan," pungkas Bima.

Baca juga: Layanan Biskita Transpakuan Dihentikan Sementara, Ini Penyebabnya

Sebelumnya, BPTJ Kementerian Perhubungan mengumumkan adanya jeda operasional pada layanan Biskita Transpakuan per 1 Januari 2022. Penghentian sementara operasional ini tidak hanya terjadi di Kota Bogor, tapi juga di lebih 30 daerah yang mengoperasikan layanan sejenis dari Kemenhub.

Alasannya, lantaran adanya penyesuaian mekanisme pengadaan barang/jasa dari pelelangan umum menjadi pengadaan melalui e-catalog. Selain itu, BPTJ sedang mengusulkan kontrak tahun jamak kepada Kementerian Keuangan untuk memberikan iklim investasi yang lebih menarik bagi operator sekaligus memberikan jaminan layanan jangka panjang.

Baca juga: Asyiknya Wali Kota Bogor Bima Arya Joget TikTok dalam Bus

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini