Share

43 Sekolah di Jakarta Terimbas Covid-19 tapi PTM 100% Tetap Lanjut, Begini Penjelasan Wagub DKI

Komaruddin Bagja, Sindonews · Rabu 19 Januari 2022 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 338 2534660 43-sekolah-di-jakarta-terimbas-covid-19-tapi-ptm-100-tetap-lanjut-begini-penjelasan-wagub-dki-fb2VrklRge.JPG Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Foto: MPI)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Padahal, jumlah siswa yang terpapar Covid-19 makin bertambah.

"PTM Total sampai dengan hari ini, 18 Januari ada 43 sekolah, dari 43 sekolah itu yang terpapar itu peserta didiknya ada 67, pendidik ada 2 tenaga pendidik ada 3 jadi 72 orang. Kemudian dari 43 sampai dengan hari ini yang selesai penghentian PTM ada 28 sekolah, yang masih tutup tinggal 15 sekolah. Jadi selama PTM ada 43 yang terpapar, ditutup itu tinggal 15, yang lainnya sudah dibuka kembali," urai Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Rabu (19/1/2022).

Dari data itu rata-rata sekolah itu ada satu sampai dua kasus, ada sekolah yang tiga tapi rata-rata satu kasus. Ariza menegaskan, itu artinya penularan tidak terjadi di sekolah, di rumah atau di perjalanan.

Ia juga menjelaskan alasan PTM tak dilakukan menjadi dua sesi. Menurutnya, Jakarta masih mengikuti standar yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

"Jadi yang pertama DKI masih memenuhi syarat PTM terbatas 100 persen. Apa syaratnya? PPKM level 1 atau level 2 DKI level 2. Syarat lain apa, itu vaksinnya pendidik 92 persen, tenaga pendidik 89 persen lebih, peserta didiknya bahkan 98 persen," tambahnya.

"Syarat lain lansianya harus vaksinnya di atas 50 persen, DKI Jakarta sudah 71 persen, artinya DKI Jakarta memenuhi syarat ketentuan pemerintah pusat kementerian pendidikan ristek, jadi kami hanya melaksnakaan PTM terbatas sesuai aturan yang diberlakukan oleh kementerian," sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini