Share

Edarkan 24 Kg Ganja, 8 Pengedar Lintas Kota Ditangkap

Hambali, Okezone · Jum'at 21 Januari 2022 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 21 338 2535846 edarkan-24-kg-ganja-8-pengedar-lintas-kota-ditangkap-QDqsRJ0102.jpg Polres Tangsel ungkap kasus ganja (foto: dok MNC Portal/Hambali)

TANGSEL - Polisi mengamankan delapan pengedar narkoba jenis ganja dari beberapa lokasi di Tangerang Selatan (Tangsel), Jakarta, Depok, dan Bekasi. Dari tangan mereka, diamankan pula barang bukti sebanyak 24,201 kilo ganja siap edar.

Pengungkapan kasus itu bermula saat jajaran Satuan Narkoba Polres Tangsel mendapat informasi akan adamya transaksi narkoba di wilayah Bintaro. Tak beberapa lama, lokasi transaksi bergeser ke wilayah Jakarta Selatan.

Baca juga:  BNN Sita 115 Ton Ganja, 3,3 Ton Sabu dan 191.575 Butir Ekstasi Sepanjang 2021

Petugas terus membuntuti hingga ke suatu titik di kawasan Jakarta Selatan. Saat transaksi, barulah petugas bergerak mengamankan lokasi. Total ada 4 pelaku ditangkap dengan barang bukti 47,8 gram ganja.

"Kita dapat info dari masyarakat, kemudian kita kembangkan," terang Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu, Jumat (21/01/22).

Baca juga:  Bareskrim Musnahkan Barang Bukti Sabu 244 Kg dan Ganja 13,8 Kg

Keempat pelaku yang diamankan itu berinisial AK, ZF, IM, dan NA. Selanjutnya polisi melakukan pengembangan ke lokasi lain di wilayah Depok, Bekasi serta Jakarta Barat. Dari sana diamankan pula pelaku JA, EF, dan AR berikut barang bukti 23, 346 kilo ganja.

Total ada 8 pelaku yang diamankan polisi, yaitu AK, ZF, IM, NA, JA, EF, MA, AR. Sedang 2 pelaku lainnya yang masih dalam pengejaran masing-masing berinisial LB dan EL.

"Dua masih DPO," sambungnya.

Ganja-ganja itu sendiri sudah disiapkan dalam 23 paket berlakban cokelat dan juga paket kecil dengan berat brutto 354,7 gram ganja. Lalu 3 buah kotak plastik bening berisi ganja dengan berat brutto 378 gram. Sehingga total yang diamankan seluruhnya mencapai 24, 201 kilo ganja kering.

"Kita belum ketahui jaringan mana, tapi ini hasil pengembangan di 4 lokasi yang kita kembangkan," jelas Sarly.

Dengan barang bukti itu, maka petugas berhasil menyelamatkan 20 ribu jiwa dari penggunaan ganja. Sedang jika dirupiahkan, maka nilainya mencapai Rp350 juta.

"Dari hasil keterangan, barang-barang ini akan dijual kepada masyarakat," pungkasnya.

Para pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 111 ayat (2) dan atau Pasal 132 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan acaman pidana paling lama 20 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini