Share

Dinkes: 1.313 Warga DKI Jakarta Terpapar Omicron

Komaruddin Bagja, Sindonews · Sabtu 22 Januari 2022 22:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 22 338 2536263 dinkes-1-313-warga-dki-jakarta-terpapar-omicron-alwj2KVdA4.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 1.364 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 7.840 (orang yang masih dirawat/isolasi).

"Perlu digarisbawahi bahwa 5.890 orang dari jumlah kasus aktif (75,1%) merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri. Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 1.825 orang sehingga total 877.568 kasus, yang mana 1.528 di antaranya (83,7%) juga merupakan transmisi lokal," ujar Dwi di Jakarta, Sabtu (22/1/2022).

Selain itu, Dwi turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Ibu Kota.

Dinkes DKI Jakarta mencatat sebanyak 1.313 kasus Omicron telah memapar warga di Ibu Kota. "Dari 1.313 orang yang terinfeksi, sebanyak 854 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 459 lainnya adalah transmisi lokal," tambahnya.

Sementara itu, upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas. Data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 23.282 spesimen.

Baca juga: Kemenkes Catat 1.161 Kasus Konfirmasi Varian Omicron

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 22.117 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.825 positif dan 20.292 negatif.

Baca juga: Kemenkes: Dua Pasien Omicron Meninggal Dunia Miliki Komorbid

"Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 56.779 orang dites, dengan hasil 735 positif dan 56.044 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR," lanjut Dwi.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 124.663 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 763.320 per sejuta penduduk," tambahnya.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 856.137 dengan tingkat kesembuhan 97,6%, dan total 13.591 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 5,8%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,8%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Baca juga: Breaking News: Dua Pasien Omicron Meninggal Dunia

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini