Share

Iring-iringan Mobil Mewah di Tol Andara Ditegur Polisi, Ini Kata Road Captain Konvoi

Tim Okezone, Okezone · Senin 24 Januari 2022 07:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 338 2536656 iring-iringan-mobil-mewah-di-tol-andara-ditegur-polisi-ini-kata-road-captain-konvoi-cm2DeHsFhl.jpg Konvoi mobil mewah yang dihentikan polisi (foto: dok tangkapan layar medsos)

JAKARTA - Sejumlah mobil mewah atau supercar mewah berkendara secara beriringan dalam ruas tol di KM 02+400 Andara. Kejadian ini berlangsung pada Minggu 23 Januari 2022 siang. Mobil-mobil mewah ini dituding menyebabkan kemacetan di jalanan tersebut.

Akibatnya, pihak kepolisian Patroli Jalan Raya (PJR) harus turun tangan menertibkan jalanan. Momen penertiban ini diabadikan dan diunggah di akun Instagram resmi TMC Polda Metro Jaya, @tmcpoldametro.

Baca juga: Bikin Macet, Polisi Tindak Konvoi Supercar Mewah di Ruas Tol Andara

Menanggapi hal itu, Road Captain (RC) dalam rombongan tersebut, Kiki Anugraha mengatakan, sangat disayang kan foto yang beredar dan captionnya tidak sesuai dengan kejadian yang sebenarnya terjadi di tol tersebut.

"Yang sebenernya terjadi adalah, kami sedang jalan konvoi 2 line, 60-80 km, disitu ada 3 line, dan kami anak mobil tau diri kalau ada mobil lain kami akan buat 1 line terlebih dahulu dan ketika kosong akan kembali 2 line lagi," kata Kiki dalam akun instgaramnya seperti dikutip Okezone, Senin (24/1/2022).

Baca juga: Viral! Konvoi Supercar Mewah Sebabkan Kemacetan di Tol Andara, Ini Foto-fotonya

Lalu pada saat konvoi, kata Kiki, ada mobil A35 AMG bukan dari rombongan ugal-ugalan di belakang nyalip memotong rombongan dan dia sedang dikejar polisi, tapi karena mobil tersebut sangat kencang, polisi tidak dapat menangkapnya.

"Terjadi kesalahpahaman, jadi yang di palangi oleh polisi adalah rombongan kami, padahal mobil A35 AMG tersebut bukan dari rombongan konvoi kami. Foto yang beredar adalah foto ketika rombongan kami sudah di palangi oleh polisi, jadi ada yang mau ke kanan dan ke kiri untuk melewati barikade itu, bukan kami mau foto-foto melintang di bahu jalan. Kami juga tau diri, tidak akan mungkin foto-foto di bahu jalan tol dan membuat kemacetan," ketus Kiki.

Sementara itu, salah satu pengemudi yang ikut rombongan, Akbar Rais mengatakan, dirinya bersama sejumlah kawan kerap melakukan jalan-jalan pagi. Namun, ia kaget saat diberhentikan di tengah jalan oleh polisi.

"Kaget banget tiba-tiba kami diberentiin di tengah-tengah jalan, memang ada 1 mobil yang ugal-ugalan masuk ke rombongan kita," kata Akbar Rais.

Hal tersebut, sambung Akbar, sempat terekam oleh salah satu rekannya saat polisi dari belakang mengejar mobil tersebut, dan tiba-tiba rombongannya diblok sama polisi di tengah jalan.

"Kami sadar sekali akan kenyamanan orang-orang berkendara, kita memang jalan pelan, tapi masih di kecepatan minimun di jalan tol, tidak seperti yang diberitakan kalau kami berhenti di pinggir jalan buat foto, kami berhenti karena jalurnya ditutup. Saya dan teman-teman kaget, karena seumur-umur kita belum pernah dicegat di tengah jalan tol seperti ini," tutur Akbar.

Saat rombongannya diberhentikan di tengah jalan, kata Akbar, kemacetan terjadi seperti foto yang tertera di akun media Polda Metro Jaya.

"Kita menuruti berhenti dan terjadilah kemacetan seperti gambar. Saya pun berhenti dan berdiskusi oleh pihak polisi, yang pada intinya kami harus izin ke pihak jalan tol apabila mau foto/video dijalan tol ini. Setelah selsai dan diberikan pengertian saya pun pamit dan masalah selesai di tempat," tutupnya. (wal)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini