Share

Kakek Tua Renta Dituduh Maling Dikeroyok hingga Tewas, Saksi: Sadis dan Keji!

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Senin 24 Januari 2022 09:16 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 24 338 2536695 kakek-tua-renta-dituduh-maling-dikeroyok-hingga-tewas-saksi-sadis-dan-keji-F8wZ0Y0CdL.jpg Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)

JAKARTA – Seorang kakek berusia sekitar 80-an tahun berinisial HM tewas dikeroyok massa yang mengira korban maling mobil. Pengeroyokan berujung maut terjadi di Jalan Pulokambing, Kawasan JIEP, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Kirun, seorang saksi mata menyebut aksi pengeroyokan sangat keji dan sadis. Para pelaku yang berjumlah sekitar 50 orang itu meneriaki korban HM dengan kata maling lalu memukuli HM yang tua renta hingga terkapar tak bernyawa pada Minggu (23/1/2022) sekitar pukul 02.00 WIB.

"Saya lihatnya itu mereka kok tega berlaku sadis dan keji begitu mengeroyok dan mengambil nyawa orang seperti malaikat maut," kata Kirun di Jakarta Timur, Senin (24/1/2022).

Baca juga: Tragis! Lansia Tewas Dikeroyok Massa karena Diteriaki Maling, Padahal Faktanya Begini

Saat kejadian, Kirun sendiri belum mengetahui korban yang dikejar-kejar itu dituduh maling. Menurutnya, pelaku yang mayoritas terdiri dari anak muda itu secara membabi buta menyerang mobil dan korban menggunakan batu dan balok hingga menyebabkan korban mengalami pendarahan hebat di bagian kepala, telinga dan hidung.

"Mereka ini (pelaku) benar-benar enggak punya rasa kasihan, apalagi korban itu udah tua, mereka membuat orang meninggal dunia. Emang anak-anak zaman sekarang enggak pada punya adab," ujarnya.

Berdasarkan penglihatannya saat kejadian, lima pelaku diamankan jajaran Polres Metro Jakarta Timur, sementara lainnya melarikan diri menggunakan sepeda motor ke sejumlah lokasi.

Kirun mengaku sempat berbincang dengan personel Polres Metro Jakarta Timur. Menurut polisi, HM diteriaki maling karena saat berkendara di kawasan Tebet, Jakarta Selatan menabrak trotoar jalan. Nahas, korban malah dituduh maling.

"Kata polisi sih begitu. Pokoknya saya enggak tega lah melihat korban, Polisi yang ngobrol sama saya juga bilang enggak tega. Enggak habis pikir kakek-kakek begitu dikeroyok," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini