Share

Bongkar 5 Kg Sabu di Kampung Bahari, Polisi: Diedarkan kepada Wisatawan

Erfan Maaruf, iNews · Selasa 25 Januari 2022 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 25 338 2537477 bongkar-5-kg-sabu-di-kampung-bahari-polisi-diedarkan-kepada-wisatawan-xKefxGgJdY.jpg Ilustrasi (Foto: istimewa)

JAKARTA - Polres Metro Kepulauan Seribu mengungkap peredaran narkoba jenis sabu seberat 5 kilogram di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Pengungkapan tersebut merupakan pengembangan razia wisatawan yang hendak berlibur ke Kepulauan Seribu.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Seribu AKP Ashary Firmansyah mengatakan, barang bukti seberat 5 kilogram tersebut akan diedarkan pada masyarakat yang hendak berlibur ke sejumlah wilayah Kepulauan Seribu.

Dia menyebut bahwa barang bukti seberat lima kilogram sabu tersebut akan diedarkan pada masyarakat yang hendak berlibur ke Kepulauan Seribu. Selama ini pihaknya selalu melakukan razia pada masyarakat yang hendak berlibur pihaknya menemukan barang haram meski dalam jumlah kecil.

"Karena kita dapat informasi maka kita ungkap ini (5 Kg Sabu) di Bahari. Kemungkinan salah satunya diedarkan di Kepulauan Seribu. Salah satunya hendak berpesta ke pulau," kata Ashary di Polda Metro Jaya, Selasa (25/1/2022).

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan pihaknya menyita barang bukti 5 kilogram sabu yang dikemas dalam plastik berbagai ukuran. Polisi menangkap seorang pengedar berinisial BP.

Baca juga: Polisi Ungkap Peredaran Sabu 5 Kilogram di Kampung Bahari

"Perannya (BP) di sini adalah yang bersangkutan menerima narkotika jenis sabu ini kemudian menyimpan dan menguasainya. Tentunya nanti maksudnya untuk dilakukan pengedaran," kata Zulpan.

Baca juga: Warga Kepulauan Seribu Utara Dilatih Ternak Lobster

Zulpan mengatakan pengungkapan sabu tersebut berawal dari laporan masyarakat mengenai peredaran narkoba di Kampung Bahari, Penjaringan, Jakarta Utara ). Polisi lalu melakukan penyelidikan dan mengungkap adanya narkoba jenis sabu di Kampung Bahari pada Selasa (11/1). Namun, saat dilakukan pengungkapan, pemilik sabu tersebut telah melarikan diri.

Zulpan mengatakan polisi lalu melakukan mengejar pelaku ke Tangerang, Banten dan Tasikmalaya, Jawa Barat. Namun, polisi tak menemukan pelaku di wilayah tersebut. Akhirnya, pelaku diciduk di Kampung Sawah, Pandeglang, Banten pada Kamis (20/1).

"Penyidik berhasil menemukan dan menangkap tersangka atas nama BP tanpa perlawanan. Kemudian selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dan betul yang bersangkutan mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah barang bukti yang dikuasai oleh yang bersangkutan," kata Zulpan.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan UU Narkotika Nomor 35 tahun 2009 Pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 juncto pasal 132 ayat 1 dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat enam tahun dan paling lama 20 tahun.

Baca juga: Ada Berapa Pulau di Kepulauan Seribu dan Berapa yang Berpenghuni? Ini Kata Anies Baswedan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini