Share

Wagub DKI Terus Evaluasi PTM 100%, Bisa Dikurangi jika Jakarta Naik ke Level 3 PPKM

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Rabu 26 Januari 2022 12:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 338 2538026 wagub-dki-terus-evaluasi-ptm-100-bisa-dikurangi-jika-jakarta-naik-ke-level-3-ppkm-uytrUXONaz.jpg Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya terus mengevaluasi pembelajaran tatap muka (PTM) 100% yang masih terus berjalan. Dia mengatakan PTM 100% bisa dikurangi menjadi 50% jika DKI naik ke level 3 PPKM.

"Itu kita evaluasi. Ketentuannya kalau di level 3 baru 50 persen," ujarnya.

Dia pun meminta Satgas sekolah agar dioptimalkan dan ditingkatkan. Meski demikian kenaikan kasus Covid-19 tetap menjadi pertimbangan untuk dievaluasi.

"Semua menjadi pertimbangan, untuk itu kami minta Satgas di sekolah ditingkatkan, dioptimalkan, diperketat," kata Ariza kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (26/1/2022).

Baca juga:  Tangerang Kembali PJJ, Pemprov DKI Tetap Gelar PTM Sesuai SKB 4 Menteri

Ariza juga menegaskan agar orang tua murid memastikan anaknya melaksanakan protokol kesehatan. Selain itu pastikan selesai PTM langsung kembali ke rumah masing-masing.

"Bagi orang tua harus memastikan anak-anaknya melaksanakan protokol kesehatan. Di perjalanan dan sekolah hati-hati, selesai belajar kembali ke rumah masing-masing jangan main atau mampir sana sini," tegasnya.

Baca juga: Wagub DKI Sebut Belum Ada Urgensi Hentikan PTM 100%

Sebelumnya, Ariza mengatakan bahwa PTM 100 persen tetap dilaksanakan sesuai surat keputusan bersama (SKB) empat Menteri meskipun kasus Covid-19 terus merangkak naik. Diketahui berbeda dengan Jakarta, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mengambil langkah untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring kembali.

"PTM masih kita laksanakan karena susai SKB 4 menteri, Provinsi DKI sangat memenuhi syarat. Karena PPKM masih di level 2 dan syarat vaksinnya memenuhi syarat yaitu di atas 80 persen, bahkan 98 persen yang divaksin bagi tenaga pendidik," tuturnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini