Share

BOR Tembus 45% dan ICU 14%, Dinkes DKI Klaim Masih Aman Terkendali

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Kamis 27 Januari 2022 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 338 2538574 bor-tembus-45-dan-icu-14-dinkes-dki-klaim-masih-aman-terkendali-MxfqUpPixk.jfif Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit Covid-19 Jakarta melonjak. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI, Lies Dwi Oktavia menyebut BOR isolasi saat ini mencapai hampir 50% dan ICU mencapai 14%.

"Untuk keterisian ICU itu 14 persen, keterisian isolasi 45 persen," kata Dwi kepada wartawan, Kamis (27/1/2022).

Baca juga:  Micro Lockdown di Kelurahan Krukut Dicabut, Pasien Omicron Sudah Dinyatakan Sembuh

Dinkes DKI mengatakan, kapasitas tempat tidur masih terkendali meskipun terlihat BOR menunjukkan tren peningkatan.

"Jadi saat ini di angka keterisian 45 persen relatif kondisinya masih cukup bisa kendalikan di dalam lingkungan faskes untuk kasus yang perlu perawatan. Untuk ICU masih oke, keterisian ICU di 14 persen," ujarnya.

Baca juga: Transmisi Lokal Varian Omicron Kini Sudah Tersebar di 20 Kabupaten/Kota, Waspada!

Lebih lanjut, Dwi mengatakan BOR masih dalam kategori aman terkendali hingga angka 60-70%. Sebab, ketika melebihi batas itu menurutnya perlu langkah khusus menambah tempat tidur isolasi.

"Tapi tetap kita lihat dan kalau memang jumlah tempat tidur COVID perlu ditambah, maka kita tambah tentu dengan melakukan penyesuaian RS nya, kemudian pengaturan area RS untuk full Covid dengan yang campur, walau area perawatannya beda. Kita lihat semua aspek," tuturnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 1.886 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 14.082 (orang yang masih dirawat atau isolasi).

"Perlu digarisbawahi bahwa 12.483 orang dari jumlah kasus aktif (88,6%) merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri. Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 3.509 orang sehingga total kasus, yang mana 3.325 di antaranya (94,8%) juga merupakan transmisi lokal," ucap Dwi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini