Share

Covid-19 di Jakarta Melonjak, Pemprov DKI: Belum Saatnya Tarik Rem Darurat

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Kamis 27 Januari 2022 12:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 338 2538616 covid-19-di-jakarta-melonjak-pemprov-dki-belum-saatnya-tarik-rem-darurat-BkzoIfJdOC.jpg ilustrasi: Okezone

JAKARTA - Kasus aktif Covid-19 di Jakarta semakin melonjak. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Rabu (26/1) sebanyak 14.082 pasien. Namun hingga saat ini, Pemprov DKI belum mengambil langkah rem darurat karena masih terkendali.

(Baca juga: Gawat! Kasus Omicron di RI Nyaris Tembus 2.000, Pelaku Perjalanan Luar Negeri Mendominasi)

"Pada saat ini keputusannya mungkin belum untuk melakukan itu (tarik rem darurat), dan analisanya kan dilakukan tiap minggu," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DKI Lies Dwi Oktavia kepada wartawan, Kamis (27/1/2022).

"Selain tiap hari kan tiap minggu dalam bentuk penetapan level PPKM yang juga berkoordinasi dengan pusat tentunya. Jadi seperti itu, tentunya melihat kondisi saat ini," tambahnya.

(Baca juga: Seorang Siswa Positif Covid-19, SMP Negeri 49 Jakarta Lockdown)

Menurutnya, rem darurat akan diambil dengan memperhatikan beberapa faktor. Diantaranya keseimbangan tempat isolasi, rumah sakit, dan penambahan jumlah kasus.

"Kalau rem darurat itu tentu kalau kita belajar dari kondisi sebelumnya maka tentu keseimbangan antara tempat isolasi tempat rumah sakit dan pertambahan kasus itu menjadi poin penting selain juga tentu aktivitas warga ya yang mungkin sudah kita lihat sudah sulit untuk di kendalikan prokesnya dan sebagainya," ucapnya.

Menurut Dwi saat ini dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Jakarta beberapa hari terakhir masih aman di pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2.

"Ya, relatif saat ini antara resiko dan kemudian manfaatnya kita situasi saat ini masih bisa kita pada level PPKM 2," tutupnya.

Sebelumnya, Dwi menyebut BOR isolasi saat ini mencapai hampir 50 persen dan ICU mencapai 14 persen. "Untuk keterisian ICU itu 14%, keterisian isolasi 45%," jelasnya.

Dinkes DKI mengatakan kapasitas tempat tidur masih terkendali meskipun terlihat BOR menunjukkan tren peningkatan.

"Jadi saat ini di angka keterisian 45% relatif kondisinya masih cukup bisa kendalikan di dalam lingkungan faskes untuk kasus yang perlu perawatan. Untuk ICU masih oke, keterisian ICU di 14%," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini