Share

Tega! Wanita Penyandang Tunagrahita Dilecehkan 3 Pemuda di Gorong-Gorong

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 27 Januari 2022 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 338 2538623 tega-wanita-penyandang-tunagrahita-dilecehkan-3-pemuda-di-gorong-gorong-fsXychcUyu.jpg Foto: Illustrasi freepick

BOGOR - Seorang wanita penyandang tunagrahita berinsial EL diduga mengalami aksi pemerkosaan di wilayah Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. Kasus ini sudah ditangani oleh Satreskrim Polres Bogor.

Kasus yang dialami EL pun viral di media sosial Twitter dengan tagar #SaveElsa seperti yang dicuitkan akun @txtdaribogor. Dalam cuitannya itu, turut menampilkan beberapa slide foto tangkapan layar terkait kronologi yang dialami oleh korban.

"Ya allah, elsa borcess jadi korban pelecehan seksual daks :(," cuit akun @txtdaribogor yang dikutip MNC Portal, Kamis (27/1/2022).

Baca juga:  3 Atlet Beladiri Wanita Diduga Alami Pelecehan Seksual oleh Pelatihnya

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo D. C. Tarigan membenarkan adanya dugaan tindak pemerkosaan terhadap korban ES. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin 24 Januari 2022 malam.

"Betul, itu diamankan oleh Polsek Kemang kemudian dilimpahkan ke Polres penangannya sementara di Polres," kata Siswo, dikonfirmasi wartawan.

Baca juga:  Ayah Ini Kaget Pergoki Anaknya Sedang Indehoy dengan Kekasih di Kamar

Siswo menambahkan, bahwa dari kasus tersebut pihaknya mendapat pelimpahan dua dari tiga pelaku yang belum diketahui identitasnya. Adapun modusnya dengan mengajak korban minum-minuman keras.

"Keterangan tersangka si korban diajak minuman keras, setelah diajak minuman keras tidak berdaya akibat pengaruh alkohol barulah disetubuhi dan dicabuli. Semetara itu pelaku diduga tiga orang, yang diamankan dua orang. TKP-nya itu bentuknya gorong-gorong, bentuknya kotak terus dikasih penutup cover bed selanjutnya mereka beraksi di situ," jelasnya.

Saat ini, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Satreskrim Polres Bogor. Terkait korban sendiri, berdasarkan informasi yang diterimanya memang merupakan disabilitas atau tuna grahita.

"Sepengetahuan kami korban itu disabilitas tuna grahita. Penyidik ketika berkomunikasi itu kita didampingi penerjemah. Nanti lengkapnya ke Humas karena kemarin baru diperiksa pelakunya," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini