Share

Dirkrimsus Tegaskan Tidak Ada Anak di Bawah Umur Kerja di Pinjol Ilegal

Erfan Maaruf, iNews · Kamis 27 Januari 2022 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 27 338 2538788 dirkrimsus-tegaskan-tidak-ada-anak-di-bawah-umur-kerja-di-pinjol-ilegal-NeN3HZ1tsj.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis membantah adanya anak di bawah umur yang dipekerjakan dalam pinjaman online (pinjol) ilegal.

"Masalah anak di bawah umur tidak ada. Jadi semua yang kami amankan semalam semua sudah dewasa. Jadi tidak ada anak-anak di bawah umur yang dipekerjakan di perusahaan pinjol ilegal," kata Auliansyah, Kamis (27/1/2022).

Lebih lanjut dia menyebut saat ini pihaknya telah menetapkan seorang tersangka dalam kasus tersebut. Tersangka tersebut berinisial V yang bertugas sebagai manajer.

"Inisial manajer V, tanggung jawabnya membawahi kegiatan dari perusahaan pinjol ilegal itu," tambahnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menyebut pihaknya membongkar praktik pinjaman onloine (pinjol) ilegal di Pantai Indah Kapuk (PIK), Rabu 26 Januari 2022. Dalam penggerebekan, polisi menemukan ada banyak anak di bawah umur yang dipekerjakan.

Dari pemeriksaan lebih lanjut manajer tersebut bertanggung jawab terhadap aktivitas perusahaan ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu. Ia mengatakan tersangka dijerat Pasal 115 UU Perdagangan.

Adapun pasal tersebut berbunyi, Pelaku Usaha yang memperdagangkan Barang dan/atau Jasa dengan menggunakan sistem elektronik yang tidak sesuai dengan data dan/atau informasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 65 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp12 miliar.

"Diduga langgar UU Perdagangan. Perusahaan ini ilegal karena tidak terdaftar di OJK jadi harus kami lakukan penindakan," katanya.

Sebelumnya, Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Metro Jaya melakukan penggerebekan perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal di PIK 2, Jakarta Utara, Rabu 26 Januari 2022.

"Hari ini kami mengamankan satu orang manajer yang bertanggung jawab serta 98 karyawan," kata Zulpan, di lokasi penggerebekan, Rabu (26/1).

Zulpan membeberkan, seluruh pegawai yang diamankan bertugas untuk mengoperasionalkan 14 pinjol ilegal. "Kemudian, mereka ini tugasnya terbagi dua, pertama sebagai tim reminder sebanyak 48 orang," paparnya.

Sebanyak 48 orang ini bertugas untuk mengingatkan peminjam satu-dua hari sebelum jatuh tempo. "Sisanya tim untuk mengingatkan atas keterlambatan para peminjam," ungkap Zulpan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini