Share

Dinkes DKI Jakarta: Tingkat Keterisian Rumah Sakit Capai 45 Persen

Komaruddin Bagja, Sindonews · Jum'at 28 Januari 2022 09:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 338 2539121 dinkes-dki-jakarta-tingkat-keterisian-rumah-sakit-capai-45-persen-Vswtu8gMaq.jpg Ilustrasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Kadinkes DKI Jakarta Widyastuti mengatakan bahwa lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron mengakibatkan tingkat keterisian rumah sakit di Ibu Kota mencapai 45%.

"Jadi saat ini data ketersediaan RS atau tempat tidur ada 3.900 tempat tidur untuk isolasi dan 611 untuk ICU. Keterisiannya dari 3.900 terisi 45 persen sparenya masih lebar. Kemudian itu belum kapsitas maksimal, karena kapasitas maksimal itu bisa sampai 11 ribu lebih seperti yang tahun lalu. Yang ICU juga sekitar 15 persen dari 611 itu terisi 86, jadi masih ada," kata Widyastuti, Jumat (28/1/2022).

"Kami coba mempertahankan, gambaran kasus yang ada di RS. Ada 91 RS yang sudah menginput data disistem yang sudah kita siapkan, dari 1.300-an tersebut sekitar 39 persen gejalanya rinngan kemudian ada yang asimtomatis sekitar 9 persen," sambungnya.

Ia menambahkan, sesuai dengan regulasi dari Kemenkes bahwa yang asimtomatis dan gejala ringan sebaiknya tidak dibawa ke Rumah Sakit.

Baca juga: Galakkan 3T, Omicron Sudah Menginfeksi 1.922 Warga Jakarta

"Nah ini ternyata masih ada yang ke RS. Nah memang dulunya ada regulasi Kemenkes yang probable dan confirm itu dirawat, tetapi sudah ada edaran terbaru bahwa yang dirawat adalah yang sedang hingga kritis. Nah sehingga dari 45 persen yang dirawat di RS sebenarnya masih ada bocor yang ringan dan asimtomatis sekitar 48 persen dari 45 persen tadi hampir separuhnya asimtomatis dan ringan," urainya.

Baca juga: Dinkes: Kasus Omicron DKI Jakarta Capai 1.922 dengan 613 di Antaranya Transmisi Lokal

Widyastuti menambahkan, bagi warga yang bergejala ringan diminta untuk tetap tenang. Sebab, nantinya akan ada petugas yang siap melayani.

"Ini yang tentunya perlu diinformasikan kepada warga bahwa jangan panik, sedang disediakan platform telemedicine untuk yang tidak bergejala atau bergejala ringan, bisa isoman atau nanti disortir yabg sedang disiapkan," tutupnya.

Baca juga: 4 Dekade Terbengkalai, Rumah Sakit Ini Dijuluki Tempat Paling Angker di Bumi

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini