Share

2.525 Orang di Jakarta Terpapar Omicron, Kasus Aktif Melonjak Jadi 19.419

Komaruddin Bagja, Sindonews · Sabtu 29 Januari 2022 02:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 29 338 2539593 2-525-orang-di-jakarta-terpapar-omicron-kasus-aktif-melonjak-jadi-19-419-odbTlatBzn.jpeg Jumlah infeksi varian Omicron semakin meningkat di Jakarta. (Foto: Ilustrasi/Dok Okezone.com)

JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengimbau agar masyarakat mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini meningkat di Jakarta. 

Dwi mengungkapkan, dari 2.525 orang yang terinfeksi Omicron, sebanyak 1.373 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 1.152 lainnya adalah transmisi lokal.

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 3.089, sehingga totalnya jadi 19.419 orang yang masih dirawat/isolasi.

"Perlu digarisbawahi bahwa 18.341 orang dari jumlah kasus aktif (91,2%) merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri. Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 4.558 orang sehingga total 895.706 kasus, yang mana 4.134 di antaranya (90,7%) juga merupakan transmisi lokal," kata Dwi di Jakarta, Jumat (28/1/2022).

Baca juga:  Positif Covid-19 Tembus 9.905 Kasus, 9.454 Transmisi Lokal dan 451 PPLN

Sementara itu, upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas. Data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 33.463 spesimen. 

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 31.120 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 4.558 positif dan 26.562 negatif," ungkapnya.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 70.392 orang dites, dengan hasil 3.445 positif dan 66.947 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR. 

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. 

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 167.302 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 776.959 per sejuta penduduk," tambahnya. 

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 862.670 dengan tingkat kesembuhan 96,3%, dan total 13.617 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,3%. 

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 11,8%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,8%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini