Share

Imlek di Tengah Pandemi, Vihara di Jakarta Timur Sepi Jemaat

Muhammad Farhan, MNC Portal · Selasa 01 Februari 2022 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 01 338 2540948 imlek-di-tengah-pandemi-vihara-di-jakarta-timur-sepi-jemaat-jguqCrfHgI.jpg Perayaan Imlek 2022 di Vihara Amurva Bhumi. (Foto: M Farhan)

JAKARTA - Perayaan Imlek 2022 tidak sesemarak tahun-tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19 memaksa masyarakat untuk membatasi mobilitas dan mencegah kerumunan. Terlebih lagi saat ini Pemprov DKI Jakarta menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

Salah satu pengelola Vihara Amurva Bhumi, Andreas (76) menyampaikan pihaknya mewajibkan jemaatnya untuk tetap menaati protokol kesehatan (prokes) dan dipersilakan untuk segera meninggalkan Vihara usai ibadah.

 

"Seperti yang Anda lihat sendiri ya. Kita menaati prokes juga ya. Para pengunjung juga kita anjurkan untuk memakai penutup (masker). Keduanya juga kalau udah sembahyang ya silakan, dengan kelonggaran dan kebijaksanaan, diminta pulang untuk menjaga jangan sampai terjadi kerumunan," jelas Andreas kepada wartawan pada Selasa (31/1/2022). 

Baca juga: Tahun Baru Imlek, Jokowi: Masa Sulit Ini Lampion Harapan Harus Tetap Diapungkan

Andreas berujar pergantian tahun baru Imlek yang bershio Macan air ini menjadi suatu pengharapan yang optimis. Dia menjelaskan makna shio macan sebagai simbol keberanian untuk bangkit dari segala keterpurukan yang telah dialami pada tahun-tahun sebelumnya.

"Shio macan melambangkan keberanian yang artinya kita harus bangkit kembali daripada kelemahan. (Lantaran) Selama beberapa tahun belakangan ini kita mengalami kejatuhan dalam segala aspek bidang ya," jelas Andreas. 

Tampak kunjungan umat Buddha ke Vihara Amarva Budhi terlihat sepi. Hanya satu hingga tiga orang yang beribadah membakar dupa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini