Share

Video Pamer Uang Jadi Viral, Dirut Perumda NKR Tangerang Mundur

Isty Maulidya, Okezone · Kamis 03 Februari 2022 08:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 03 338 2541671 video-pamer-uang-jadi-viral-dirut-perumda-nkr-tangerang-mundur-J0cdJLHSFJ.jpg Dirut BUMD di Tangerang pamer uang viral di media sosial (Foto : Tangkapan layar media sosial)

TANGERANG - Setelah video memamerkan uang jadi viral di media sosial, Dirut Perumda Niaga Kerta Raharja (NKR) Syaefunnur Maszah mengundurkan diri dari jabatannya. Hal tersebut merupakan hasil rapat antara Bupati Tangerang, Inspektorat dan juga Syaefunnur Maszah.

Selain itu, mantan Dirut Perumda NKR juga meminta maaf atas kejadian video viral tersebut.

"Setelah pengunduran diri Syaefunnur, organisasi Perumda NKR harus terus berjalan melakukan pelayanan, untuk itu malam ini bersama dewan pengawas, Direktur Operasional melakukan rapat terbatas membahas kekosongan jabatan," jelas Sekretaris Daerah Mochamad Maesal Rasyid, Kamis (3/2/2022).

Sementara itu, untuk mengisi kekosongan jabatan Dirut Perumda NKR akan ditunjuk pelaksana tugas harian yang telah ditentukan oleh Bupati. Penggantian jabatan ini akan segera diumumkan usai menggelar rapat terbatas dengan jajaran Perumdan NKR.

"Akan segera diumumkan Pelaksana Tugas (PLT) Dirut Perumda NKR sesuai PP 54 dan Permendagri ditentukan oleh Bupati sebagai KPM," lanjut Sekda.

Sebelumnya, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar sangat menyayangkan unggahan video yang isinya tidak etis di saat kondisi pendemi belum usai. Bupati juga memberikan peringatan keras serta evaluasi atas menyebar video mantan Dirut Perumdan NKR memamerkan uang.

"Kami menegur keras dan saat inspektorat sedang malakukan penelitian, investigasi dan evaluasi terkait kejadian kemarin. Apapun itu memang sesuatu hal yang tidak etis dilakukan di saat-saat seperti ini," ungkap Zaki.

Zaki melanjutkan, seorang pejabat publik harus memiliki rasa dan empati pada masyarakat apalagi saat kondisi prihatin saat ini. Tapi saya juga menerima sikap bertanggung jawab yang bersangkutan untuk mengundurkan diri, menghukum dirinya sendiri dan menerima kesalahannya.

"Ini sekaligus jadi pelajaran untuk ASN dan jajaran direksi BUMD semua, untuk menjaga sikap, etika dan martabat Pemkab Tangerang. Dan saya memohon maaf atas kejadian ini. Semoga kejadian ini tidak terulang lagi," pungkas Zaki.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini