Share

Pelatih Futsal Lecehkan Belasan Murid di Bogor Jadi Tersangka, Dijerat Pasal Berlapis

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 07 Februari 2022 13:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 07 338 2543486 pelatih-futsal-lecehkan-belasan-murid-di-bogor-jadi-tersangka-dijerat-pasal-berlapis-YaHgGFecjA.jpg Pelatih futsal jadi tersangka pelecehan seksual belasan murid. (Foto: Putra R)

BOGOR - Polisi menangkap dan menetapkan oknum pelatih futsal berinisial MN alias GJ (30) diduga pelaku pelecahan seksual di Kabupaten Bogor. Tersangka dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Pornografi.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imannudin mengatakan, berdasarkan keterangan saksi dan informasi yang lain, GJ diduga melakukan tindak pidana melanggar Pasal 27 Ayat 1 Junto 45 Ayat 1 UU No 19 Ta hun 2016 sebagaimana dimaksud di dalam UU ITE.

“Juga kami terapkan Pasal 37 Junto Pasal 11 dan atau Pasal 32 Junto Pasal 6 UU No 44 Tahun 2008 tentang pornografi dimana ancaman pidana maksimalnya 6 tahun penjara," kata Iman Imannudin, Senin (7/2/2022).

Baca juga: Pelatih Futsal di Bogor Diduga Lecehkan Sejumlah Murid

Iman menjelaskan, adapun modus yang dilakukan oleh pelaku yakni dengan mengirimkan pesan yang berisi muatan pornografi kepada korbannya untuk diajak melakukan hal-hal yang tidak senonoh. Mayoritas korbannya adalah anak didiknya di bidang olahraga futsal dari sejumlah sekolah di Kabupaten Bogor.

"Kebanyakan korban dari si pelaku adalah anak didiknya di tim futsal atau klub futsal dengan iming-iming kepada korban, pelaku mengimingi memasukkan korban sebagai tim inti di dalam tim futsal tersebut. Bahkan diiming-imingi juga diberikan uang, kemudian sepatu, kaus dan fasilitas yang menarik bagi korban karena posisi pelaku sebagai pelatih dari futsal dari beberapa sekolah," jelasnya.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sejauh ini, dari hasil penyidikan terdapat 15 orang yang menjadi korban dalam aksi tersangka. Polisi masih terus mengembangkan apakah ada tindak pidana lain yang menyertai dari perbuatannya.

"Yang berkaitan dengan tindakan fisik ini masih dalam proses pemeriksaan pengembangan. Tapi sementara ini, kami masih mengembangkan dari hasil ITE dan pornografinya. Mudah-mudahan apa yang dilakukan ini menjadi satu upaya kita semua menyelamatkan anak-anak di negara kita," pungkas Iman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini