Share

Bos Warteg yang Cabuli Karyawannya Malah Mau Bunuh Diri saat Digeruduk Massa

Jonathan Nalom, MNC Media · Kamis 10 Februari 2022 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 10 338 2545170 bos-warteg-yang-cabuli-karyawannya-malah-mau-bunuh-diri-saat-digeruduk-massa-696WeTeCCc.jpg Illustrasi (foto: freepick)

BEKASI - Polisi telah menangkap EW, seorang bos warteg di kawasan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi karena diduga melakukan pencabulan terhadap SY (17) remaja di bawah umur. Pasca aksi kejinya ketawan, bos tersebut digeruduk warga hingga coba melakukan bunuh diri.

Kapolsek Cikarang, Kompol Mustakim mengatakan, pasca kejadian pencabulan tersebut, korban sempat menghubungi kerabat terdekatnya yang tinggal di kawasan tersebut. Kerabat korban dan sejumlah masyarakat pun datang menggeruduk rumah makan warteg tersebut.

“Pelaku sempat hendak bunuh diri dengan sebilah kujang yang diambil dari kamar pelaku,” kata Mustakim saat dikonfirmasi, Kamis (10/2/2022).

BACA JUGA:Istri Pulang Kampung, Bos Warteg di Cikarang Cabuli Karyawannya 

Mustakim menjelaskan, percobaan bunuh diri tersebut dilakukan dengan cara menusukan kujang tersebut ke dirinya sendiri. Tak tanggung-tanggung, ada lima kali percobaan yang ditusuk.

“(pelaku) menusukan sebilah kujang ke perut pelaku sebanyak lima kali,” jelasnya.

BACA JUGA:Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Anak Autisme di Bekasi 

Polisi yang kemudian mendatangi lokasi kejadian perkara kemudian berhasil menangkap pelaku EW. Karena kondisinya, pelaku EW kemudian sempat dilarikan ke rumah sakit.

“Pelaku di rawat di Rumah Sakit Polri R Said Sukamto Kramat Jati hingga saat ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Bos rumah makan warteg yang bertempat di Jalan Kasuari, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi diduga melakukan pemerkosaan terhadap karyawannya sendiri yang di bawah umur. Dugaan tersebut muncul usai masyarakat menggeruduk rumah makan tersebut pada Minggu (6/2/2022) pasca kejadian.

“Saya tidak bisa merinci, yang jelas pelakunya sudah ditangkap.” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Aris Timang saat dikonfirmasi kebenaran peristiwa tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini