Share

6 Tempat Isoter Disediakan di DKI, Baru Terisi 47 dari 921 Bed

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Jum'at 11 Februari 2022 07:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 11 338 2545542 6-tempat-isoter-disediakan-di-dki-baru-terisi-47-dari-921-bed-i1kxJrkAdm.jpg Wagub DKI Ahmad Riza Patria (Foto : Ist)

JAKARTA - Kasus Covid-19 di Jakarta terus meningkat dalam beberapa waktu belakangan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun menyiapkan enam lokasi isolasi terkendali (isoter) untuk merawat para pasien.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, sebanyak 921 tempat tidur disiapkan sebagai antisipasi lonjakan kasus seperti pada Juli 2021.

"Lokasi isolasi terkendali setidaknya ada enam yang disiapkan di Mansion, Graha Wisata Ragunan, Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), di LPMP, Masjid Raya Hasyim Ashari, dan Wisma Adhiaksa Puri Loka," ujar Ariza dalam video conference dikutip, Jumat (11/2/2022).

"Total tempat tidur yang disiapkan sudah mencapai 921 tempat tidur. Namun, yang baru terpakai itu 47 jadi masih ada sisa 874 tempat tidur," ujarnya.

Keterisian tempat tidur isoter masih relatif rendah. Namun, Ariza berharap tempat tidur tidak terpakai.

"Tentu kita berharap tempat tidur tidak terpakai ya. Mudah-mudahan kita dapat mengurangi pandemi Covid-19," ujarnya.

Ariza mengatakan, Graha Wisata TMII sudah beroperasi sejak 7 Februari 2022 dengan menerima pasien orang tanpa gejala (OTG) khusus. Kini Pemprov tengah menyiapkan Graha Wisata Ragunan untuk lokasi tambahan.

"Wisma TMII sejak 7 Februari 2022 sudah menerima pasien OTG khusus rujukan puskesmas. Selain itu, kita mempersiapkan Wisma Ragunan di Jaksel sebagai tempat isoter rencananya mulai tanggal 1 Maret mendatang akan kita gunakan," tuturnya.

Lebih lanjut, Ariza mengatakan selain tersedia enam isolasi terkendali saat ini Pemprov DKI akan menyiapkan isolasi terpusat sebagai langkah antisipasi.

"Pemprov DKI Jakarta akan menyiapkan isolasi terpusat tepatnya di GOR, Masjid, Rusun hingga Wisma-Wisma milik DKI. Prinsipnya kami Pemprov dapat menyiapkan beberapa fasilitas yang digunakan yang dibutuhkan untuk kepentingan Covid-19," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 5.620 kasus.

"Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 86.901 (orang yang masih dirawat/isolasi)," ucap Dwi dalam keterangannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini