Share

Anggota Satpol PP Dikeroyok Sopir Angkot Gegara Klakson di Bintaro

Hambali, Okezone · Minggu 13 Februari 2022 04:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 13 338 2546403 anggota-satpol-pp-dikeroyok-sopir-angkot-gegara-klakson-di-bintaro-G75VQJpWLD.jpg Anggota Satpol PP Dikeroyok di Bintaro (Foto: istimewa)

TANGERANG SELATAN - Seorang anggota Satpol PP menjadi korban pengeroyokan di Jalan Tegal Rotan Raya, Pondok Jaya, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel).

Pengeroyokan itu berlangsung di dekat pintu keluar-masuk Bintaro Trade Centre (BTC). Saat kejadian, korban bernama Sahroni (43) tengah melintas pulang mengendarai mobil.

Laju kendaraan korban terhenti di lokasi saat satu mobil Angkutan kota (Angkot) yang mangkal di bahu jalan tiba-tiba bergerak masuk ke badan jalan. Dia pun membunyikan klakson agar sopir angkot membiarkan kendaraannya melintas lebih dulu.

"Kejadiannya jam pulang kerja, jadi agak macet. Saya lihat angkot-angkota banyak yang ngetem di pinggir jalan. Jadi waktu itu ada satu angkot mau masuk jalan lah, terus saya klakson maksudnya biar mobil saya lewat dulu," tutur Sahroni, Minggu (13/2/2022).

Bukannya memberikan jalan, sopir angkot malah nekat memajukan kendaraannya hingga menyerempet bodi depan mobil korban. Cekcok keduanya pun terjadi, sopir angkot yang diduga dalam kondisi mabuk langsung mengayunkan pukulan.

Baca juga: Patroli Prokes, Petugas Gabungan Kota Cirebon Bubarkan Kerumunan di Kafe

"Waktu dia nyerempet mobil saya, saya turun terus saya lihat dia juga turun. Terus malah dia bilang sambil marah, minggir lo gua mau lewat. Saya bilang baik-baik, kita ngobrol di pinggir aja sambil nepiin mobil, tapi dia malah ngamuk-ngamuk," sambungnya.

Baca juga: Satpol PP Tangsel Tindak Tegas 130 Orang dan 3 Swalayan yang Abai Prokes

Korban sempat memberi perlawanan, namun rupanya rekan-rekan pelaku yang juga nongkrong di sekitar lokasi langsung berdatangan melakukan pengeroyokan. Kejadian itu sempat membuat macet arus lalu lintas di kedua arah.

"Temannya langsung pada ikut mukul, sekitar 5 sampai 6 orang. Waktu itu akhirnya ada yang melerai, dari gojek sama sekuriti. Abis dipisahin, saya jalan. Terus dikejar lagi mobil saya, spion mobil saya dipatahin," tuturnya.

Akibat pengeroyokan yang terjadi pada Kamis 10 Februari 2022 sore itu, Sahroni menderita luka memar di bagian wajah. Sedang kendaraannya penyok di bagian depan, serta kaca spion turut dirusak.

"Saya langsung buat laporan ke Polsek malam itu juga," tuturnya.

Baca juga: Cegah Tawuran, Satpol PP Bongkar 17 Kios Miras Ilegal di Kota Bogor

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini