Share

Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Turun Jadi 80.764

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Jum'at 18 Februari 2022 08:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 18 338 2549156 kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-turun-jadi-80-764-5a1xtDk2xw.jpg Ilustrasi tes Covid-19 (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, berdasarkan data Kamis 17 Februari 2022, Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat jumlah kasus aktif Covid-19 di Jakarta turun 8.185 kasus.

"Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 80.764 (orang yang masih dirawat/isolasi)," kata Dwi dalam keterangannya dikutip, Jumat (18/2/2022).

"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta. Upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," imbuhnya.

Baca Juga:  Kejar Target, Moeldoko Minta Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Lebih Digas

Dwi menambahkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 81.880 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 58.034 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 8.536 positif dan 49.498 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 50.974 orang dites, dengan hasil 7.026 positif dan 43.948 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.008.870 dengan tingkat kesembuhan 91,4%, dan total 14.255 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,3%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,9%," katanya.

Baca Juga:  Bertambah 81 Orang, Total Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Jadi 4.028

Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. "Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 372.964 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 868.689 per sejuta penduduk," ujarnya.

Dwi mengklaim kasus positivity rate dalam sepekan di bawah angka 12 persen. "Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 11,8%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,9%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," pungkasnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini