Share

Akhir Pekan, Kota Bogor Kembali Terapkan Ganjil Genap

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 18 Februari 2022 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 18 338 2549594 akhir-pekan-kota-bogor-kembali-terapkan-ganjil-genap-57Cr8DOXZM.jpg Ganjil genap di Kota Bogor (foto: dok Okezone)

BOGOR - Satgas Covid-19 Kota Bogor kembali menerapkan sistem ganjil genap di beberapa ruas jalan pada akhir pekan ini. Penerapan tersebut bertujuan untuk membatasi mobilitas masyarakat di tengah pemberlakukan masa PPKM Level 3.

"Pada Sabtu-Minggu ini kami akan kembali memberlakukan ganiil genap untuk mengurangi kepadatan maupun kerumunan menuju tempat wisata," kata Kasatlantas Polresta Bogor Kota, Kompol Galih Apria dalam keterangannya, Jumat (18/2/2022).

BACA JUGA:Jakarta PPKM Level 3, Ganjil Genap di Tempat Wisata Ditiadakan 

Untuk penerapan sistem ganjil genap itu pada dasarnya masih sama dengan sebelumnya. Seperti jumlah 6 titik check point maupun yang lainnya.

"Aturan masih sama, kendaraan dengan pelat nomor tidak sesuai akan diputar balik. Juga pengecualian kendaraan bagi ambukans, pemadam kebakaran, nakes, kendaraan dinas TNI-Polri, angkutan umum, angkutan online dan lainnya," tambah Galih.

 BACA JUGA:Kendaraan di Luar Plat E Wajib Ikut Aturan Ganjil Genap Jika Masuk Kota Cirebon

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan menyiapkan rekayasa lalu lintas lainnya dengan menutup ruas jalan Sistem Satu Arah (SSA) dan Jalan Pajajaran mulai pukul 22.00 WIB. Rekaya tersebut sedianya diterapkan secara situasional tergantung situasi.

"Dan pedestrian di seputaran SSA akan ditutup mulai pukul 06.00 WIB pagi," ungkapnya.

Di samping itu, tambah Galih, penerapan ini adalah salah satu upaya menyelamatkan 1,5 juta jiwa lebih warga Kota Bogor yang mana kasus Covid-19 terus meningkat. Sehingga, ganjil genap gerakan disiplin menahan diri satu hari tidak keluar rumah.

"Kita sama-sama cegah penularan Covid-19. Prokesnya dipekretat sehingga Kota Bogor dapat berkurang dari penularan Covid-19," pungkas Galih.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini