Share

Geger Warga Gerebek Kontrakan Gangster di Tangerang, Ini Kata Polisi

Isty Maulidya, Okezone · Minggu 20 Februari 2022 16:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 20 338 2550201 geger-warga-gerebek-kontrakan-gangster-di-tangerang-ini-kata-polisi-CoDKQ55avp.jpg Viral warga gerebek kontrakan di Tangerang (Foto: Isty Maulidya)

TANGERANG - Kontrakan di wilayah Kelurahan Mekar Bakti, Kecamatan Panongan, Tangerang digerebek warga. Mereka menemukan senjata tajam dan menduga markas gangster hingga viral media sosial.

Kapolsek Panongan Iptu Syamsul Bahri membenarkan penggerebekan itu. Aksi itu dilakukan warga pada Jumat, 18 Februsri 2022.

Baca Juga:  Viral Pria Berseragam Dishub Pungut Rp2.000 per Motor di Pasar Depok, Cek Faktanya

Namun, kontrakan itu bukanlah markas gangster seperti yang ramai dibicarakan di media sosial. Mereka hanya anak-anak yang usianya di bawah umur.

"Bukan gangster yang digerebek, tapi anak-anak yang kumpul-kumpul di satu kontrakan, sering main di sana. Cuma memang, karena mencurigakan, akhirnya warga pun menggerebek kontrakan itu," katanya, Minggu (20/2/2022).

Selain menemukan 3 buah golok, dalam penggerebekan itu juga ada 3 anak yang ikut diamankan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, anak-anak itu tidak memiliki riwayat tindakan kriminal. Namun, senjata tajam itu diakui sebagai titipan dari orang lain.

"Mereka tidak ada jejak tindak kriminal, dan untuk sajam itu, diakui mereka adalah titipan dari temannya yang lain, yang berada di wilayah Cisoka. Untuk apa senjatanya itu, kami belum tahu, dan masih diselidiki lebih lanjut," ujarnya.

Baca Juga:  Viral! Diduga Penimbun, Mobil Angkut Puluhan Karton Minyak Goreng Terciduk di Sukabumi

Anak-anak ini diketahui berasal dari beberapa wilayah seperti Balaraja hingga Cisauk. Mereka datang ke Panongan bersamaan dan memutuskan tinggal di kontrakan itu. Mereka dicurigai warga sekitar karena tidak memiliki kegiatan dan juga tujuan yang jelas tinggal di wilayah tersebut.

"Mereka ini punya orangtua, tapi rata-rata sudah orangtua tunggal, mereka ke sini pun tidak punya tujuan yang jelas. Dan untuk dikontrakan itu, mereka tidak memiliki kegiatan yang jelas, hingga sebagai tindak lanjut, sementara kita amankan untuk nantinya diserahkan ke dinas sosial," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini