Share

Turun 3.875, Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Capai 71.591

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Senin 21 Februari 2022 06:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 21 338 2550354 turun-3-875-kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-capai-71-591-CtcdPAMAhc.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta terus berupaya mengendalikan kasus Covid-19 yang dalam beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan cukup signifikan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data Minggu (20/2/2022) Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini turun sejumlah 3.875 kasus.

"Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 71.591 (orang yang masih dirawat/isolasi)," ucap Dwi dalam keterangannya dikutip, Senin (21/2/2022).

"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta. Upaya 3T terus digalakan, selain vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," imbuhnya.

Dwi memaparkan berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 61.848 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 50.715 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 8.136 positif dan 42.579 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 41.847 orang dites, dengan hasil 4.005 positif dan 37.842 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.043.718 dengan tingkat kesembuhan 92,4%, dan total 14.358 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,3%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8%," terangnya.

Follow Berita Okezone di Google News

Kemudian, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 367.252 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 883.799 per sejuta penduduk," tambahnya.

Lebih lanjut, angka positivity rate di Ibu Kota dalam sepekan terakhir diatas standar WHO atau organisasi kesehatan dunia.

"Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 18,1%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 12%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini