Share

Polisi Bongkar Kasus Penggelapan Motor Milik Tukang Bubur

Erfan Maaruf, iNews · Senin 21 Februari 2022 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 21 338 2550590 polisi-bongkar-kasus-penggelapan-motor-milik-tukang-bubur-beM0ORk7IP.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Polisi membongkar kasus penipuan dan penggelapan motor terhadap seorang tukang bubur asal Klaten, Sita Triutami.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan menerangkan kronologi peristiwa tersebut. Kasus terjadi pada Selasa 7 Juli 2020 dan kasusnya viral di akhir tahun 2021 setelah korban mengadu ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit melalui video.

"Kronologi yakni bermula dari korban yang menggadaikan motor kepada seseorang bernama Nur. Dari penggandaan itu, korban mendapat uang Rp6 juta," ujar Zulpan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (21/2/2022).

BACA JUGA:Dugaan Penipuan Aplikasi Binomo, Bareskrim Periksa Indra Kenz Jumat Depan 

Kemudian, korban mencoba meminta bantuan kepada anggota Polri yang berdinas di Polres Metro Jakarta Utara untuk bisa membantu mengambil motor yang telah digadaikan. Namun alih-alih membantu anggota Polri itu mengenalkan korban ke saudara MR yang saat ini jadi tersangka. MR disebut bisa membantu menyelesaikan masalah pegadaian kendaraan roda dua itu.

"Kemudian, tersangka meminta kepada korban sejumlah uang Rp18 juta agar bisa menebus motor tersebut. Korban saat itu hanya bisa memberikan uang Rp15 juta, namun ternyata motor yang diambil tersangka dari Nur tidak dikembalikan ke korban dan justru dikuasai MR," jelasnya.

BACA JUGA:Viral Pemotor Wanita Masuk Tol di Bogor, Netizen: Wonder Woman Cuy 

Hal itu yang membuat korban memerlukan kejadian ini ke media sosial termasuk mengadu ke Kapolri melalui video yang kemudian viral ke media sosial. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polres Metro Bekasi.

Baca Juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Pengawas KKP Lakukan Upacara Bawah Laut

"Kita ambil langkah penegakan hukum atas kasus ini dengan menangkap dan menetapkan tersangka terhadap pelaku. Atas kejahatan ini tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP dan 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman 4 tahun penjara," tukasnya.

Sebelumnya, penjual bubur asal Klaten, Sita Tri Utami membuat curhatan terbuka untuk meminta bantuan kepada Kapolri Jenderal Lystio Sigit Prabowo dan diunggah ke sosial media. Hal ini menyusul kasus penggadaian motornya yang diduga melibatkan cepu dari salah satu oknum anggota kepolisian.

”Semoga pak Kapolri mendengar cerita saya pak, saya mohon, saya hanyalah tukang bubur yang ketika mencari keadilan dipersulit dan mahal,” ucapnya dalam video beredar yang diunggah akun @majeliskopi08 dikutip Kamis (30/12/2021).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini